THE BOYS [part 4]

Donghae pov

krrrrriiiiing..kkrrrriiingggg..

Dengan susah payah aku menggapai jam wekker sialan itu, mematikannya dan menaruhnya di laci meja. Belum 5 menit, sekarang alarm ponselku yang bunyi, aiissh~ menyebalkan !!

Aku mengambil ponselku dibwah bantal dan mematikan alarm-nya, oh ya pagi ini aku janji melatih Chaejin bermain basket. Aduuuh aku masih ngantuk sekali.. Aku menekan angka satu, itu panggilan cepat untuk Chaejin.

‘ne~ nuguseyo?’, aissh~ suaranya lucu sekali!

“yak ! Lee Chaejin.. ayo bangun kita kan mau latihan basket..”

‘mwo?? yak ikan !! ini jam 5 pagi .. aku baru tidur 3 jam..’

“kau ingin aku kalah saat tanding basket nanti? ayo bangun !! aku tunggu disekolah jam setengah tujuh, oke?”

Mengingat ia akan tanding, aku benar-benar langsung sadar dari tidurku. Kalau dia kalah bagaimana ? Aku melirik jam digital dimeja kecil, jam 05.15 , keajaiban aku sudah bangun jam segini dan menelepon membangunkan dia.

‘Eunhyuk dan Sungmin?’

“mereka juga sudah kutelepon tadi malam.. tapi Kyuhyun tidak mengangkat teleponku”

‘ne~ ponselnya habis baterai setelah sungmin menelepon tadi malam..’

Apakah itu berarti Kyuhyun ada di apartemennya semalaman ?

“cepat mandi dan datang !!”

‘ne.. arasseo Lee seosaengnim..’, ia mematikan teleponnya. Aku menaruh ponselku lalu meregangkan otot sebentar. Okey, waktunya bangun Lee Donghae !!

tok..tok..tok..

“Ne~ masuk saja ahjumma..”

“Annyeong hasseyo..”, aku melirik seseorang yang menyapaku barusan. Eh, aku baru sadar, siapa dia? Aku pikir ahjumma.

—————————-

Chaejin pov

Okey, latihan tadi pagi bersama Donghae lumayan juga, tapi aduuuh kenapa rasanya jadi tegang sekali sih ? tarik nafas Chaejin.. tenang..

Heechul datang memasuki lapangan. Tunggu, gadis disebelahnya itu kan gadis menyebalkan waktu itu. Cih! kenapa mereka bisa bersama? aaah mereka berdua cocok .. sama-sama menyebalkan (=w=). Sungmin dan Kyuhyun menghampiriku. Kepalaku sebenarnya agak pusing gara-gara begadang tadi malam nampaknya. aissh~

“kau bertanding menggunakan ini?”, Sungmin menatapku yang mengenakan seragam sekolah.

“tentu saja, waeyo? aku kan pakai celana pendek lagi”, ucapku santai.

“tapi kan lebih bagus kalau kau memakai seragam olah raga”, ujar Sungmin lagi.

Aku tidak mempedulikan kata-kata Sungmin lagi. Mataku menatap Heechul garang sedangkan ia hanya tersenyum genit menatapku, kemudian menyeringai aissh~ kenapa dia begitu menyebalkan ?? Ya Tuhaaan .. aku tidak mau menjadi pacar orang aneh, genit, dan sakit jiwa seperti dia!!

“Chaejin.. kau siap? kurasa kau akan menang ..”, kurasa Donghae hanya mencoba menghiburku

“Kalau kau menang, aku akan mentraktirmu double cheese cake!”, Eunhyuk memijat-mijat bahuku, kata-katanya membuatku semangat.

“Aku yakin kau akan bisa mengalahkannya, seperti kau selalu mengalahkan Donghae yang kapten basket!”

Aku tersenyum mendengar kata-kata Kyuhyun. Baiklah ini saatnya!!

****

Author pov

Chaejin dan Heechul berjalan ketengah lapangan. Donghae berjalan mengikuti Chaejin karena ialah yang akan menjadi wasit pertandingan itu. Chaejin menatap garang ke arah Heechul sedangkan heechul hanya menyeringai lalu tersenyum kecil dengan muka innocent.

“kau sudah siap memakai seragam wanita selama sebulan?”

“Kurasa kau yang harus siap menjadi kekasihku.. karena aku tidak akan mengalah padamu”

Kata-kata Heechul membuat Donghae panas juga, ia tidak bisa membayangkan Chaejin punya pacar seperti orang itu.

****

Eunhyuk pov

Pertandingan berlangsung selama 45 menit. Di awal pertandingan Chaejin memimpin skor dengan 6-2 tapi memasuki kuarter dua, Heechul menyusul karena dia berhasil memasukan dua bola dengan three point. Aku tidak menyangka ternyata dia jago main basket juga. Aku tidak bisa membayangkan Chaejin kalah.

Memasuki kuarter tiga, Heechul sudah memimpin skor. Skor mereka beda dua angka. Peluit akhir pertandingan berbunyi setelah Heechul lagi-lagi berhasil mencetak angka. Aku menatap Kyuhyun lemas.

Heechul mengahampiri Chaejin yang terduduk lemas lalu mengulurkan tangannya untuk membantunya berdiri, tapi Chaejin menepisnya. Heechul berjongkok dan mengatakan sesuatu padanya lalu pergi.. entah apa yang Heechul katakan, Chaejin kalah ! itu berarti dia resmi menjadi pacar Kim Heechul? Aku, Sungmin dan Kyuhyun menghampiri Chaejin yang duduk sambil terengah-engah di tengah lapang.

“Chaejin-ah.. gwaenchanayo?”, tanyaku panik, mukanya benar-benar mengkhawatirkan!

“Huaaaaaa eotteohke??”, Ia tertunduk lemah.

“Tenanglah.. dua bulan itu sebentar ! kau akan baik-baik saja Chaejin.. ada kami”, ujar Sungmin sambil memeluk Chaejin. Aissh~ dia mencuri start duluan.

Heechul kembali datang menghampiri kami, ia tersenyum puas.

“Besok pagi, kau akan berangkat ke sekolah denganku! aku akan menjemputmu.. jagi~”, Si bodoh itu menekankan kata ‘jagi’ membuatku ingin meninju mulutnya, tapi kurasa tetap diam dan menghibur Chaejin adalah hal yang lebih baik aku lakukan sekarang.

“kau tidak usah repot-repot menjemputku, karena aku tidak mau berangkat bersamamu !!”, Chaejin menatap Heechul dingin.

“Kukira kau orang yang sportif .. oh ya, satu lagiaku akan sangat cemburu bila kekasihku dekat dengan pria lain,  aku orang yang sangat pencemburu..”, ia menyeringai menatapku, Kyuhyun, Sungmin dan Donghae bergantian lalu pergi. Apa maksudnya?

Aku melirik ke arah Chaejin, entahlah dia nampak sedang bergelut dengan pikirannya sendiri, kadang mudah sekali menebak apa yang ada dipikirannya, tapi kadang sulit sekali seperti sekarang. Aku menatap Donghae yang juga bingung mau berkata apa pada Chaejin.

“Ehmm.. bagaimana kalau kita makan Cheese cake? Sungmin yang traktir!”, ujarku sambil tersenyum menatap Sungmin.

“mwo? kenapa aku? aah ne~ tapi Chaejin saja yang akan aku traktir !!”, timpal Sungmin

“minnie kau melupakanku?”, ucap Kyuhyun, aissh bocah ini..

“aku tidak mau cheese cake!! kalian traktir aku burger .. masing-masing traktir aku satu!! huaaaaaaaa aku jadi pacar seorang gadiiiiis”, rengek Chaejin

mwo? hahahahaha gadis? ya.. kuakui Heechul itu berwajah cantik.. omo~ tenang aku masih normal !! kalian percaya kan ? *gw: mm.. ngeliat kadar ke-yadongan anda, yaa saya percaya aja deh nyuk* #abaikan

Ponselku berbunyi, aku melihat nomor di LCD ponselku, ini telepon dari rumah, kenapa disaat seperti ini? menyebalkan (–.–)

“waeyo? sekarang? eomma.. tapi aku tidak bisa.. aissh ne~ arasseo ! aku pulang sekarang..”, aku menutup ponselku, dan kulihat empat pasang mata menatapku.

“wae?”, tanya Donghae

“aku tidak bisa ikut, eomma menyuruhku cepat pulang .. aissh~”

“baiklaah Lee Hyukjae.. kau punya hutang satu burger padaku !! arasseo?”, Chaejin melotot ke arahku.

“ne, aku akan membelikan dua burger untukmu”, kataku sambil mengacak-acak rambutnya

“omo~ kemana perginya Eunhyuk yang super pelit hah? hahaha”, Donghae menepuk bahuku pelan. Aissh~ dasar ikan!

“asal kalian tahu saja, itu berbeda.. yang pelit itu Eunhyuk, sedangkan Lee Hyukjae itu sangat dermawan,” mereka manggut-manggut menatapku.

“tapi kalian sama-sama monyet !”, ucap kyu datar. Dengan cepat aku menjitak kepala Kyuhyun (–.–)

—————————-

Sungmin pov

Chaejin nampaknya sudah agak membaik saat tadi kami makan burger, tapi aku yakin dia masih agak jengkel atas kekalahannya tadi. Kurasa dua bulan ini akan menjadi dua bulan yang berat untuknya. Agak tidak rela sebenarnya dia sudah punya pacar, maksudku aku ingin dia punya pacar yang memang baik dan bukan dari taruhan aneh.. Kim heechul, entahlah rasanya pernah kenal.

Aku masuk ke dalam toko alat musik langgananku, aku mau membeli senar gitar karena kemarin senar gitarku putus. Aku mengedarkan pandanganku ke sekeliling toko. Aku sangat suka tempat ini, nyaman dan aku suka baunya. Setelah selesai membayar senar gitar, pandanganku terhenti pada seorang gadis yang tengah mencoba piano besar disudut toko. Dia sedang memainkan lagunya Debussy yang berjudul Claire de Lune, tunggu gadis itu kan ..

“Seara-ssi? benar kan?”, sapaku saat gadis itu selesai memainkan lagu tadi

“Sungmin-ssi?”

“kau masih ingat aku? bagaimana kakimu?”, mengingat kejadian kemarin aku hampir menabraknya

Ia berdiri menunjukan pergelangan kakinya yang dibalut, “tidak terlalu paraaah! hahaha”, aku tersenyum menatapnya, dia agak kekanakan ternyata.

“kau sedang apa disini?”, tanyanya

“aku habis membeli senar gitar, kau? kulihat permainanmu sangat bagus !”

“oooh.. jinjja? gomawo~ aku? aku sedang iseng saja..”

“sudah selesai? mau minum kopi dan donat? aku yang traktir”, tawarku. Ia mengangguk lalu tersenyum.

———————————

Chaejin pov

Sudah seminggu aku menjadi pacar si cantik Kim Heechul, begitulah mereka menyebutnya. Banyak yang menyelamatiku dan percayakah aku punya sekelompok antis? Aku tidak tahu Kim Heechul juga agak terkenal di sekolah.

Aku mengerjapkan mata dan meregangkan badanku, pegaaaaal. Aku melirik jam kecil yang tergantung di dinding. Jam setengah tujuh pagi.

Aku bangkit dan mengambil handuk di laci. Aku keluar kamar dan seseorang sedang membaca koran diruang tamu. Dia lagi?? Sudah berkali-kali kubilang dia tidak perlu menjemputku seperti itu (–..–)

“kau ?? sudah kubilang hari ini kau tidak usah menjemputku!”

“sudah kubilang aku akan menjemputmu,” Ia tersenyum lebar melihatku,”kau baru bangun? cepatlah mandi.. kita berdua akan telat kalau kau lama !”

“terserah kau! aku tidak akan berangkat bersamamu !! arasseo ??”

“kau akan berangkat denganku jagiya.. cepatlah bergegas”

Dia selalu memanggilku dengan sebutan itu.. menjijikan!!, “jangan panggil aku dengan sebutan ituuu !! atau kupukul kau ..”

“kau manis juga saat sedang marah..”

Sialaaaaaaan .. aku masuk kamar mandi dan menutup pintunya dengan kasar. Aku heran, dia itu sebenarnya membenciku atau menyukaiku sih? Okey, seharusnya aku memberitahu eomma untuk memasukan namanya kedalam daftar orang yang ter-blacklist untuk masuk ke dalam rumah !!!

————————————

Aku jadi malas ke kantin, dia pasti ada disana !! Si Heechul bodoh tadi pagi berhasil memaksaku pergi ke sekolah dengannya, kalau aku ke kantin sekarang dan bertemu dengannya.. aisssh andwae !! Aku memutuskan untuk ke taman belakang, tapi saat melewati kelas Eunhyuk, aku melihat dia sedang duduk di kursi sendirian. Mana Donghae? apa dia sudah ke kantin duluan? Aku menghampiri Eunhyuk yang dari tadi terus-terusan mengambil nafas panjang.

“yak! hyukkie, kenapa kau diam disini? tidak ke kantin?”

“kau tidak ke kantin?”, tanyanya lagi.

“aissh~ kenapa balik bertanya.. monyet bodoh!”

Ia mengacak-acak rambutku,”aku malas, kau tidak ke kantin? makan sana.. nanti maag-mu kambuh!”

“kalau dipikir-pikir aku lebih baik menemanimu disini, kalau aku kesana nanti aku ketemu Heechul.. menyebalkan !! Eunhyuk-ah.. cerita padaku, ada apa? kau ada masalah?”

Dia senyum tapi aku tahu itu senyum yang dipaksakan, dia pasti ada masalah !

“waeyo?? jangan buat aku penasaraan.. cerita cerita ! apa Donghae,Kyu dan Sungmin sudah tahu?”

Ia menggeleng,”mereka pasti akan menertawakanku.. apa kau juga akan tertawa hah?”

“tidak akan !!”, aku menatapnya dengan wajah paling serius yang pernah aku tunjukkan. Eunhyuk mendekati kupingku untuk membisikannya.

“aku…”

 

TBC

12 comments on “THE BOYS [part 4]

  1. nyahahahahahah..
    chaejin kalah…#digetok

    donghae…kok dari pov’a dia…dia kaya suka gt ye sama chaejin…dari part 1 sie aku perhatiin..tapi baru tersebutkan sekarang (?)..

    antisnya chaejin makin bertambah gt setelah dia pacaran sama heenim…??
    wuah..daebakk..

    hyuk kenapaaa..???

  2. Yes Chaejin kalah *tiup terompet ;p

    ada apa dengan Hyuk???
    *perasaan gag enak….jangan bilang klo Rae eonn mo eksis lagi =_____=”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s