THE BOYS [part 5]

Okeeey, waah udah sampe part 5 lagi hahahaha agak lama soalnya kemarin UAS *gak ada yg nanya* semoga suka lanjutannya, dan ini agak-agak sinetron dikit kekeke~ comment ya :)

 

the boys

Chaejin pov

Dia senyum tapi aku tahu itu senyum yang dipaksakan, dia pasti ada masalah !

“waeyo?? jangan buat aku penasaraan.. cerita cerita ! apa Donghae,Kyu dan Sungmin sudah tahu?”

Ia menggeleng,”mereka pasti akan menertawakanku.. apa kau juga akan tertawa hah?”

“tidak akan !!”, aku menatapnya dengan wajah paling serius yang pernah aku tunjukkan. Eunhyuk mendekati kupingku untuk membisikannya.

“aku…”, kata Eunhyuk ragu

“yak!! jangan bertele-tele..”, bentakku

“aku dijodohkan..”, ucap Eunhyuk pelan.

“MWO?? DIJOD..”, aku benar-benar shock! dengan cepat Eunhyuk membekap mulutku dengan tangannya. Apa aku tidak salah dengar? Dia dijodohkan?? gadis seperti apa yang dijodohkan dengannya? Aigoo~

“Yak! kenapa teriak-teriak di kelas orang?”, Donghae datang menghampiri aku dan Eunhyuk. Dibelakangnya ada Sungmin dan Kyuhyun.

“kau tidak ke kantin?”, tanya Sungmin

“Chaejin-ah, tadi di kantin ada pacarmu looh!”, kata Kyuhyun.

“tutup mulutmu Cho Kyuhyun! dia bukan pacarku!! arasseo?”

Aku melirik ke arah Eunhyuk yang lagi-lagi menarik napas panjang. Tidak tega juga sih melihatnya seperti ini. Aku jadi penasarn gadis seperti apa yang dipilihkan oleh ahjumma.

“Jadi bagaimana? apa dia cantik?”, tanyaku pada Eunhyuk.

“Ya~ kalian sedang membicarakan apa sih?”, Donghae menatapku dan Eunhyuk bergantian. Aku tidak mempedulikan pertanyaan Donghae, dengan terus menatap Eunhyuk.

teeeeeeeet…teeeeeeet..

Aaaaargh kenapa bel bodoh itu bunyi disaat yang tidak tepat sih? Sekarang pelajaran sejarah dan itu membosankaaan, aku tidak membawa bantalku sepertinya.

“Lee Hyukjae!! kau masih punya hutang padaku.. arasseo??”

Aku, Sungmin dan Kyuhyun meninggalkan kelas Eunhyuk dan Donghae. Donghae masih bingung menatap Eunhyuk.

***

Aku membereskan buku-bukuku ke dalam tas. Ini sudah kedua kalinya Kim seosaengnim memberikanku tugas tambahan gara-gara tidur saat jam pelajarannya. Bagaimana tidak? jika ia terus-terusan berdongeng seperti itu, siapa yang tidak tahan untuk tidur? aissh~

“Yak! ppali.. kau ini lelet sekali sih? bentar lagi hujan..”

Aku menoleh ke arah pintu kelas. Aaaah lagi-lagi dia? Kim Heechul (–.–) sudah berapa kali aku bilang dia tidak usah mengantarku pulang. Ingatannya separah itukah? aissh~

“Siapa yang mau pulang denganmu hah?”

“Tentu saja kau..”, ucapnya

“kau bercanda? HA HA HA .. shireo!”

Aku menyelempangkan tas-ku, di pintu dia menahan lenganku lalu tersenyum genit dan aku menatapnya garang. Aiiih menyebalkan! dia tersenyum seperti itu makin terlihat seperti wanita. Baiklah.. dengan keras aku menginjak kakinya lalu pergi hahahaha~

“aissh..YAK! tunggu aku..”

Aku berlari secepat aku bisa hahahaha menunggunya? gak denger..gak denger.. ~(‘o’~)(~’o’)~

bruk! seseorang membuatku jatuh tersungkur lalu pergi. Aissh~ siapa orang yang berani membuatku jatuh hah? Aku mencoba berdiri tapi pergelangan kakiku agak terkilir sepertinya.. eotteohke?

“Chaejin-ah.. gwaenchana?”, Heechul menghampiriku.

“Sudah sana! jangan sok baik padaku..”, Aku menepis tangannya

“Aku ini pria tampan berhati malaikat.. tidak bisakah kau bersikap manis sedikit?”

Malaikat? sekarang aku bahkan bisa melihat dengan jelas ada tanduk iblis dikepalanya (–.–) Uwooooo.. dengan satu gerakan cepat,dia menggendongku di punggungnya. Omo~ padahal dia itu kurus, tapi bagaimana bisa dia menggendongku dengan mudah? Aku bisa mencium aroma parfumnya.. eh ini pertama kali aku berada sedekat ini dengannya.

“Bagaimana bisa kau menggendongku dengan mudah? kau kan seperti wanita..”, tanyaku dingin

“Aissh~ yak! aku ini pria..”

“Tidak pernah terlihat seperti itu.. kenapa kau menolongku? kau kan membenciku”

“Kata siapa aku membencimu?”

“Apa kau menyukaiku? aissh~ kau sebenarnya ingin membuat aku menderita dengan menjadi pacarmu kan?”

“Kata siapa aku menyukaimu hah? aaah selain ceroboh dan bodoh, kau itu pikun!!”

Dengan cepat aku menjitak keplanya. Beraninya menghina ingatanku. Bagaimana bisa dia sering mengataiku pikun sementara dia juga ingatannya sangat parah? Sudah berulang kali aku bilang tidak usah menjemput atau mengantarku tapi dia terus-terusan melakukannya. dasar bodoh (–..–)

***

Heechul mengantarku dengan selamat sampai apartemen bahkan sampai ke dalam. Dia juga memijit kakiku sebentar lalu pulang. Kakiku agak bengkak sekarang, aneh! padahal tadi hanya jatuh seperti itu, aaah sepertinya tadi posisiku terjatuh kurang bagus. Oh ya, eomma akan menginap di Busan karena bibiku baru melahirkan dan suaminya sedang dinas keluar kota. Aaaah bagus sekali.. lengkaplah penderitaanku !!

teeeeet…teeeeeeet..

Dengan perlahan aku berjalan untuk membuka pintu. Kyuhyun datang dengan menenteng tas kecil dan aku tahu apa isi dalam tas itu. Hahahahaha dia datang disaat yang tepaat.

“Baguslah kau datang.. aku tidak ada teman karena eomma sedang pergi!”

“Ne, ahjumma meneleponku untuk menemanimu. Eh, kenapa kakimu? hahahaha seperti kaki gajah!!”

Aissh dasar bocah menyebalkan (–.–)

“gajah kepalamu!! oh ya, kau sudah makan?”, tanyaku.

“Ne, aku sudah makan.. Aku sudah tahu ahjumma tidak masak, jadi kau jangan coba-coba menawariku masakanmu, karena aku masih ingin hidup! arasseo?”, ucapnya sambil tiduran di karpet.

“Mworago?? ingat kalau aku lebih baik memasak ramen daripada kau?? aissh~ Kyu, bagaimana kalau kita pesan makanan?”

“Ide bagus! daripada memasak dan mati bersamamu”, ucapnya datar.

Dia itu benar-benar menyebalkan! Aku merebahkan badanku di sofa lalu mengambil ponselku untuk memesan makanan di restoran dekat apartemen. Selesai menelepon aku memejamkan mataku dan entah kenapa aku jadi teringat saat Heechul menggendongku tadi, bahkan aroma parfumnya masih tercium di hidungku. Aissh~ apa yang aku pikirkan?

teeeeeeee..teeeeeet..

Eh, apa itu pesananku? kenapa cepat sekali? uwoooouw.. aku terjatuh tepat diatas tubuh Kyuhyun. Kakiku sakiiit~ aku membuka mataku, astaga.. wajah Kyuhyun tepat berada didepan wajahku. Wajah kami hanya berjarak beberapa centi. Astaga! jantungku! jantungku! kenapa jantungku berdebar-debar seperti ini?

“Yak! kau ini berat.. cepat buka pintunya..”

Aku bangkit dari tubuh Kyuhyun, sialan! memangnya aku seberat itu apa (==)a

——————————

Lagi-lagi aku pulang terlambat hari ini, sepertinya guru-guru itu pada dendam padaku. Kenapa mereka selalu memberi tugas tambahan hanya padaku? benar-benar tidak masuk akal, tapi aku senang !! hari ini Heechul tidak akan mengantarku pulaaaang.. Hahaha aku bahagia, okey semoga Donghae dan yang lainnya masih ada di lapangan.

Aku baru mau meninggalkan kelas saat empat orang wanita datang menghampiriku. Siapa mereka tidak ada yang aku kenal.. sepertinya mereka tidak terlalu terkenal.

Aissh~ aku menatap wajah orang itu, Kenapa mereka menatapku seperti itu? seolah-olah akan menerkamku. Dua orang dari mereka menarik tanganku kasar dan menyeretku paksa ke kamar mandi wanita. Ya Tuhaaan mau apa mereka ?? apa mereka akan menindasku? disini? cih!

“yak!! apa mau kalian?”, tanyaku

“AKU MEMBENCIMU LEE CHAEJIN!!!”, teriak gadis berambut ikal panjang lalu dia mendorongku ke tembok di samping wastafel. Aissh punggungku sakit.

“kalian gila?? aku bahkan tidak mengenal kalian!!”, tamparan keras mendarat dipipiku. Gadis berambut sebahu lainnya menamparku. Sialaaaaan .. pipiku sakit!

“KAU.. GARA-GARA KAU HEECHUL MENJAUHIKU!!”

Aku tercengang mendengarnya, apa?? jadi aku diperlakukan seperti ini karena si bodoh Kim Heechul itu hah? aigo aigo mereka salah paham..

“ka..kalian salah paham.. aku dan hee..”, PLAKK! okey, satu tamparan lagi mendarat dipipiku. Kesabaranku habis !!

“YAK!! KALIAN GADIS-GADIS BODOH!! MAU KALIAN APA HAH?? AYO LAWAN AKU!!”, bentakku.. omo~ kesabaranku benar-benar sudah habis. Gadis berambut sebahu tadi menjambak rambutku, sedangkan gadis berambut ikal tadi menamparku lagi. Temannya yang lain kini menyiramkan air ke tubuhku. Bagus! sekarang tubuhku basah kuyup.

“Memangnya Donghae, Kyuhyun, Sungmin dan Eunhyuk belum cukup untukmu HAH? aku kesal melihatmu!! ARASSEO??”

———————————-

kyuhyun pov

Eunhyuk masih terlihat bad mood, sedangkan Donghae sedang asik dengan bola basketnya di lapang. Sungmin sedang membaca buku ‘Aneka Masakan China’. Aigo~ dia membaca buku seperti itu disekolah? Oh ya, kenapa Chaejin lama sekali? apakah dia sudah pulang dengan Heechul?

Aku merogoh sakuku, mana ponselku? aku menggeledah *halah* isi tasku, mana ya.. aaah kolong meja ! Sepertinya ada di kolong meja (–.–)

“Sungmin-ah, ponselku ketinggalan di kelas! aku ambil dulu ya..”, Sungmin mengangguk tanpa melihat kearahku.

Dengan cepat aku berlari ke kelasku dan memeriksa kolong meja. Untung masih ada, kukira sudah hilang ! Aku berjalan melewati kelas Chaejin, sudah kosong. Dia berarti sudah pulang dengan Heechul. Kasihan juga sih, selama dua bulan dia akan sangat tersiksa sepertinya, tapi bukan hal yang mustahil Chaejin jadi menyukai Heechul. Sebenarnya kan dia tidak jelek juga kurasa.

Aku melewati kamar mandi wanita. Gaduh sekali, dasar.. mereka semua memang tukang gosip !

“RASAKAN!! kau mau mengaku kalah hah?”

Eh, aku mendengar suara bentakan dari dalam sana. Jadi memang benar ya, kalau para gadis suka saling menindas di kamar mandi? kampungan sekali ! apa benar ada yang sedang ditindas disana? tidak lucu jika aku mendobrak dan ternyata tidak ada apa-apa disana. Akan sangat memalukan.. nanti aku dikira tukang intip (–.–)

“AYO!! KAU MASIH INGIN MELAWAN HAH? BODOH!!”

Okey, aku yakin ada yang tidak beres disana. Dengan keras aku menendang pintu kamar mandi. Seperti dugaanku, empat orang gadis tengah mengeroyok seorang gadis. Gadis itu tersungkur dilantai, badannya basah kuyup, rambutnya acak-acakan, seragamnya robek dan beberapa kancingnya terlepas.

Empat gadis itu panik melihatku, salah satu diantaranya Jung Soomi teman sekelasku. Aissh~ perbuatan mereka benar kekanakan.

“yak! Jung Soomi.. apa yang kau lakukan? cara kalian itu memalukan..”, Aku menghampiri gadis yang terbaring lemah dengan nafas tersengal-sengal. Astaga Chaejin? dia Lee Chaejin??

Aku berdiri menatap mereka berempat,”KENAPA KALIAN LAKUKAN INI PADA CHAEJIN HAH??”

Melihat Chaejin seperti itu aku benar-benar lemas, tanganku gemetar melihatnya! Beraninya mereka melakukan hal buruk seperti itu pada Chaejin. Mereka sudah bosan hidup hah?

“YAK!! JUNG SOOMI JAWAB AKU!! KAU PUNYA MULUT? CARA KALIAN ITU MENJIJIKAN!!”

“Kyu aa..aku..aku hanya..”

“KAU!! Kalau terjadi apa-apa pada Chaejin aku tidak akan memaafkan kalian!!”, Aku hampir melayangkan tinjuku ke wajah mereka berempat kalau tidak ingat mereka itu wanita, aku mengatur nafasku, “Sekarang cepat pergi.. AKU TIDAK INGIN MELIHAT KALIAN!! Jung Soomi urusan kita belum selesai.. KALIAN JUGA!! ARASSEO??”

Mereka berempat pergi, aku menghampiri Chaejin yang meringkuk kesakitan. Aku menutupi tubuhnya dengan blezer milikku.

“Chaejin-ah~ gwaenchana?”

“Kyuu~ mereka berempat sih.. aku jadi kalah! memalukan..”, Chaejin mencengkram lenganku kuat, Aku memeluk tubuhnya. Aku tahu saat ini dia sedang sangat ketakutan. Dia menangis dipelukanku, aigo~ aku mengusap-usap rambutnya yang basah.

“tenanglah.. ada aku! mereka tidak akan berani macam-macam lagi padamu.. tenanglah, tunggu sebentar, aku akan menyuruh Sungmin, Eunhyuk, dan Donghae kesini!”, Aku mengeluarkan ponselku.

“Jamkanman.. aku ingin kau memelukku seperti ini sebentar.. aku tidak ingin mereka melihatku selemah ini..”

Aku mengeratkan pelukanku. Sangat nyaman memeluknya seperti ini, tapi kenapa rasanya jantungku berdebar-debar? sama seperti saat aku ia jatuh kemarin. Aissh~

—————————–

Author pov

Sudah dua hari berlalu sejak kejadian itu. Kyuhyun, Donghae, Eunhyuk dan Sungmin jadi sangat protektif pada Chaejin. Hal itu membuat Chaejin terharu tapi juga agak risih. Mereka berempat memperlakukannya seperti anak TK, ditambah lagi tidak sembarang orang boleh mengajak Chaejin ngobrol. Bayangkan saja, ke kamar mandi pun harus dikawal karena menurut mereka berempat kamar mandi adalah tempat palin rawan.

Chaejin berdiri sambil bersandar ditembok dan menatap ketiga pasang mata dengan garang.

“Yak!! kalian jangan memperlakukanku seperti anak TK .. aigo~ umurku sudah 18 tahun!!”

“Chaejin, aku tidak akan membiarkan siapapun menyakitimu! arasseo??”, ucap Donghae.

“Ne~ yang menyakitimu akan berhadapan denganku!! Aaah semua ini gara-gara pria bodoh itu? dia juga tampak menghilang.. kemana dia?”, Eunhyuk menambahkan sedangkan Chaejin hanya bisa pasrah menatap Sungmin. Berharap pria itu juga tidak ikutan berkomentar.

“Oh ya, aku sudah memberitahu Heechul agar dia menjagamu dengan baik! Itu yang harusnya dia lakukan”, kata Sungmin.

“mwo?? ka..kau berkata seperti itu? pada Heechul?? omo~ Kyuu kenapa kau lakukan itu??”, Chaejin menatap Sungmin lekat-lekat.

“Karena dia yang menyebabkanmu seperti ini… sudahlah, semakin banyak yang menjagamu semakin bagus!”, ucap Sungmin datar. Kata-kata Sungmin tadi mendapat sambutan positive dari Donghae dan Eunhyuk. *halah*

Chaejin melotot ke arah Sungmin tapi pria itu mengabaikan tatapannya, dan malah memasang tampang innocent. Kenapa dia itu  jadi sangat menyebalkan? Chaejin tiba-tiba ingat ada pembicaraan yang tertunda antara dia dan Eunhyuk.

“Oh ya, Hyukkie kau masih punya hutang padaku!”, ucap Chaejin.

“Omo~ kau masing ingat aku punya hutang burger padamu?”, tanya Eunhyuk.

“Bodoh! lebih penting dari itu.. soal perjodohanmu!”

“Perjodohan??”, pekik Donghae dan Sungmin.

Donghae dan Sungmin langsung menatap Eunhyuk dengan tatapan ‘waw! ini sungguh fantastis’, sedangkan Eunhyuk hanya bisa tertunduk pasrah.

“Hyukkie-ya, kau dijodohkan?”, Sungmin menatap Eunhyuk tajam.

“Ibumu sepertinya benar-benar khawatir akan jodohmu di masa depan, dia melakukan hal yang tepat! hahaha”, celetuk Donghae. Dengan cepat, jitakan Chaejin mendarat di kepala Donghae.

“Bagaimana dia? kau sudah bertemu dengannya? dia cantik?”, tanya Sungmin

Tepat saat Eunhyuk akan menjawab, seorang wanita menghampiri mereka bertiga. Wanita itu benar-benar cantik, dia tidak memakai baju seragam, jadi Chaejin menyimpulkan wanita itu pasti bukan murid sekolah ini.

“Annyeonghaseyo..”, sapanya

“Annyeong.. kau bukan murid sekolah ini?”, tanya Chaejin.

“Ne~ tapi lusa aku sudah resmi menjadi murid sekolah ini, namaku Han Rae Eun.. Hyukjae-ssi, senang bertemu denganmu disini!”, ucapnya.

Chaejin, Donghae, dan Sungmin saling berpandangan lalu menatap Eunhyuk lekat-lekat meminta penjelasan. Membuat Eunhyuk salah tingkah dan agak sedikit kesal ditatap seperti itu.

“Kenalkan.. dia gadis yang tadi kalian tanyakan.. Rae, ini Donghae, Sungmin dan Chaejin.. mereka sahabatku”, ucap Eunhyuk datar.

——————————

Chaejin pov

Omo~ ahjumma memiliki selera yang bagus! Gadis ini cantik dan sepertinya baik, Eunhyuk beruntung harusnya dijodohkan dengan gadis seperti dia. Dia itu benar-benar bodoh.. *dilempar duit sama Rae eonn*

“Mohon bantuannya, aku tidak memiliki kenalan disini jadi aku harap kalian bisa menjadi teman-temanku.. Kalian bisa memanggilku Rae”

“Ne~ tentu saja!”, ucapku, Donghae dan Sungmin semangat, sedangkan Eunhyuk hanya menatap kami garang.

“Kyuhyun mana?”, tanya Eunhyuk. Kurasa dia sebenarnya hanya mengalihkan pembicaraan. Terlihat sekali dia itu menghindari topik. Dasar monyet bodoh..

“Waeyo?”, Kyuhyun datang sambil menenteng laptop-nya. “Chaejin-ah, aku sudah membereskan semuanya.. kau lihat saja nanti!”

“Mwo? apanya yang beres?”, Kyuhyun hanya tersenyum, senyum evil-nya keluar lagi. Aissh~ apa yang sudah dia lakukan kali ini? perasaanku jadi tidak enak.

Aku melirik ke arah Rae, aku baru sadar kalau dari tadi Rae memperhatikan Kyuhyun dengan seksama dan dengan mata yang.. berbinar-bianar? Kenapa dia menatapnya seperti itu sih? Apa ada yang aneh dengan Kyuhyun?

“Annyeong.. kenalkan, aku Han Rae Eun, kau teman Hyukjae-ssi juga kan? berarti kau boleh memanggilku Rae”, ucapnya sambil menyodorkan tangan.

Kyuhyun menoleh dan menjabat tangannya lalu tersenyum singkat, “Ne~ salam kenal!”

“Omo~ kau adalah tipe-ku!! Kyuhyun-ssi, kau sudah punya pacar?”, tanya Rae sambil menggandeng lengan Kyuhyun.

Ige mwoyaa?? Aku, Donghae, Eunhyuk dan Sungmin benar-benar terkejut dengan pertanyaan yang dilontarkannya. Heeey, apakah dia itu tidak terlalu to the point ? Bahkan belum lima menit sejak mereka berkenalan, dia sudah berani bertanya seperti itu?

“Kau percaya dengan adanya cinta pada pandangan pertama?”, tanyanya lagi.

Apa maksudnya? Dia itu kan sudah dijodohkan dengan Eunhyuk!! Kenapa dia masih berkata seperti itu di depan Eunhyuk? Aku melirik ke arah Eunhyuk, wajahnya terlihat biasa saja bahkan bisa dibilang agak sumringah.

“Tidak baik bicara seperti itu dihadapan tunanganmu..”, ucapku

“Aku kan belum bertunangan dengannya.. lagipula kalau aku sudah bertunangan dengannya pun belum tentu nantikami akan menikah. Kyuhyun-ssi kalau kau mengajakku lari saat hari pertunangan nanti.. aku siap lari bersamamu!”

“hah? aku?”

“Andwaeee!! Kyuhyun milikku!!”, Aku menarik lengan Kyuhyun. Aaaah aku tarik kata-kataku yang tadi!!

Omo~ tunggu.. apa yang tadi aku katakan? Donghae, Eunhyuk, Sungmin dan Kyuhyun kaget mendengar pernyataanku. Apa yang aku katakan tadi? Astagaa.. kenapa aku melakukan itu? aku melepaskan tanganku dari lengan Kyuhyun.

“Tapi kau milikku Lee Chaejin..”, ucap seseorang dibelakangku.

TBC

13 comments on “THE BOYS [part 5]

  1. Suka onn
    Kyu malu malu gitu sama chaejin
    Itu waktu dikeroyok di WC saya nggak tega bacanya
    Hhhhhhhhhhhh heechulnya kurang onn ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ
    Pengen liat Kalo Heechul protective kayak apa ke chaejin(*^^*)
    Lanjut onn ♪───O(≧∇≦)O────♪

  2. jiahhahaha..”Kyuhyun milikku…” bagus sekali chaejin,,hahahaha
    kenapa gak sekalian “Donghae,Eunhyuk, Sungmin, Kyuhyun milikku?”
    pasti sip bgt tuh..

  3. nyahahahhaa…entah kenapa..aku suka banget nyelipin ketawa di komen..#plak

    astaga,,,kamar mandi emang esuatu ya…multifungsi..mulai dari tempat buang hajat..ngegosip..nangis..sampe ngeroyok jg bisa…DAEBAKK..!!!

    kasian chaejin…tapi baguslah…4 manusia itu + heechul jadi lebih ngejaga dia.
    n rae eun..apaan itu hah..???
    bersikaplah malu-malu nak…

    yang terakhir tu..pasti heechul..passti…

  4. Wuaahhh semakin seru. Aduh aduh chaejin udh babak belur gtu msi ga mau kalah jg ckck…
    Kkkyaaa chaejin keceplosan. Omo jgn blg itu heechul, stlh mghilang dy muncul tiba2. Hoho..

  5. dan firasatku benar –”
    sii Rae eonn nongol juga hufff~~~~*dlempar pisang setruk
    mana kegenitan pulak ama Kyu//geleng2 kepala//
    ama Hyuk aja dech eonn#senggol eonn ke nyunyuk

    nuguseyoooo??Heechie kah??
    penasaran>,<

  6. Nah nah emang apa yg di lakuin kuhyun ya ???!
    ciiieeeee benih” cinta mulai tumbuh di antara kyujin , asseeelk cieeee *goyangbanghyukkie ,haaha
    eyy rae genit amat am kyuhyun -_-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s