my wedding [again?] pg-15

Well, saya emang gak pernah update my wedding di blog ini, jadi kalau mau baca *emang ada?**plakk* yang baru, masih panas dari oven (?) bacanya di blog sebelah aja hehehehe~ btw entah kenapa saya suka sama FF my wedding yang ini, gak tau kenapa #narsis .. eheeem okey, gak ada yg saya edit lagi karena malas, jadi maaf kalao banyak salah ketik hehehehe~

my wedding [again?]

Chaejin pov

Omo~ kepalaku berat sekali.. tadi malam aku demam karena flu dan maag-ku kambuh. Aku melihat jam, jam delapan pagi ternyata. Aku melirik Kyuhyun yang sedang tertidur disebelahku, hahahaha mukanya lucu sekali. Aigoo~ kenapa dia bisa sepolos ini kalau tidur? Aku paling suka melihatnya sedang tidur seperti ini karena ia tidak bisa berbuat hal yang menyebalkan (–.–) ckckck.. Dengan menggunakan telunjukku dan dengan perlahan aku menyentuh hidungnya yang mancung lalu bibirnya yang tebal, lucunyaaa..

“Kyaaa~ yak!! Cho Kyuhyun lepaskaaaaaan.. sakiiit dan ini menjijikan!!”

Huwaaaa~ si bodoh itu menggigit jariku.. membuatku kaget! omo omo jariku digigit dan berada dalam mulutnya. Aissh~ menjijikan..

“Suwruh siapha memeghang wajawhku hawh?”, ia kini mengemut sambil tetap menggigit jariku.. hueeeeeeek

“Ayolaaaah.. ini menjijikan.. lidahmu itu.. aissh~ ini jariku bukan permen!!”

Kyuhyun melepaskan gigitannya, huaaa sakit sekali.. aku melihat jariku yang penuh dengan air liurnya. Huwaaaaa~ babo babo babo !! Aku mengelapkan jariku ke bajunya sedangkan ia hanya tersenyum puas dengan wajahnya yang menyebalkan itu (=.=). Aku kembali membaringkan kepalaku lagi, rasanya masih agak pusing.

“Bagaimana keadaanmu? baikan?”, tanyanya. Dia merubah posisinya lalu menempelkan dahinya ke dahiku.

“Aku sudah lebih baikan sekarang..”

Ia tersenyum lalu mengecup kilat bibirku,”Baguslah.. kau membuatku cemas semalaman!”

Hahaha aku tahu itu dan aku senang dia cemas tadi malam. Kenapa? karena tadi malam dia membuatkanku bubur.. walaupun buburnya sangat encer, tapi aku tahu dia membuatnya dengan susah payah. Aku suka.

kreek! pintu kamar terbuka.

“Ahjussi..ahjumma.. apa yang sedang kalian lakukan?”

Aku melihat siapa yang ada di depan pintu. Seorang bocah masih dengan piyama-nya.. uwoooooo dengan cepat aku mendorong tubuh Kyuhyun. Aigoo~

“Eunjun-ah.. ke..kenapa kau bisa ada..”

Belum sempat aku menyelesaikan kata-kataku, seorang wanita yang lain dan tak bukan adalah ibu bocah itu, Rae Eun eonni, menampakan dirinya (–.–) *halah*

“Aigoo~ Eunjun-ah, sudah eomma bilang, tunggu sebentar jangan ganggu ahjussi dan ahjumma! aku tadi sedang ke kamar mandi, mianhae Chaejin-ah.. omo~ Kyuhyun-ah, gwaenchana?”

Aku baru sadar, tampaknya aku tadi mendorong Kyuhyun terlalu keras saking paniknya. Aku melirik Kyuhyun yang sedang meringis memegangi kepalanya. Omo~ aku beranjak menghampiri Kyuhyun.

“Kyuuuuuu gwaenchana?”

****

‘Chaejin-ah, mianhae.. aku tadi langsung masuk karena tidak mau membangunkanmu dulu, tidak menyangka Eunjun akan langsung masuk ke kamarmu.. Aku mau titip Eunjun karena aku dan oppa-mu akan pergi ke Busan selama dua hari, aku tidak bisa membawa Eunjun.. jebaaaal~ gomawo..’

Sepertinya aku harus mengganti kode kunci pintu. Rae eonni sudah pergi 15 menit yang lalu, sekarang aku sedang membantu Kyuhyun mengompres kepalanya, tadi sewaktu jatuh kepalanya terbentur meja kecil disamping tempat tidur. Hahahaha kasian sih, tapi lucu juga melihatnya, dia kualat mengigit jariku tadi HAHAHA *evil laugh*

“Eunjun-ah.. kau belum sarapan?”

“Ne~ aku bahkan belum mandi ahjumma..”, ucapnya dengan tampang innocent. Lucunyaaa~ tapi kenapa dia masih memanggilku ahjumma? aku kan selalu bilang supaya dia memanggilku noona.

“Aissh.. jangan panggil ahjumma.. panggil aku noona, ahjumma itu nampak tua!”

“Kau ini tidak sadar umur!”, timpal Kyuhyun sambil memegangi kompresannya.

“Yak!! aku kan masih muda.. kalau kau yang dipanggil ahjussi baru itu pantas karena bahkan kau lebih tua dariku!!”

“Kita ini hanya bedaย  4 tahun!”

“Tapi tetap saja kau lebih tua!”, sudah tua tapi kekanakan seperti itu.. eeeeuh

“Aku juga masih muda dan tampan.. Eunjun-ah panggil aku hyung! arraseo?”, ucap Kyuhyun.

“Siapa yang tidak sadar umur disini hah?”, aku melirik Kyuhyun.

“Arasseo.. noona dan hyung.. omo~ kalian seperti anak kecil..”, ucap Eunjun datar. Aku dan Kyuhyun memandang Eunjun takjub. Mwo?? Aissh~

***

Untuk sarapan aku membuatkan roti bakar saja biar gampang, aku malas masak karena kepalaku masih agak pusing. Kyuhyun makan roti sambil bermain PSP dan Eunjun disebelahnya memeperhatikan Kyuhyun yang sedang asyik main PSP. Aissh~ jangan sampai anak kecil yang tidak berdosa itu tertular Kyuhyun menjadi setan game.

“Eunjun-ah, ayo sana mandi dulu.. nanti siang kita ke kebun binatang, bagaimana?”, ucapku sambil mengelus rambut Eunjun.

“Di rumah saja.. kebun binatang dan tempat bermain lainnya pasti penuh..”, ucap Kyuhyun datar.

“Tidak akan, walaupun sedang libur aku yakin kebun binatang tidak akan sepenuh itu.. lagipula aku ingin ke kebun binatang!”

“Kau ini.. berapa umurmu hah? aigo~ aku menikah dengan anak SD!”

“Mwoo?? berkacalaaah.. siapa yang seperti bocah? pokoknya aku ingin ke kebun binatang!”

“Aah kau ingin menjenguk saudaramu? sebenarnya siapa yang sedang mengasuh siapa disini?”

Aku menjitak kepala Kyuhyun. Aaaargh menyebalkan!!!! ,”Pokoknya ayo cepat mandi sama Eunjun sana! dasar bau..”

“Nanti.. ini kan hari minggu, kau ini tidak punya semangat berlibur sekali..”, ucapnya santai. Aissh~ rasanya seperti ada dua bocah disini. Semangat berlibur? semangat bermalas-malasan sih iya.

“Noona.. bagaimana kalau aku mandi sama noona saja?”, ucap Eunjun sambil melirik ke arahku.

“Eh, dengan..”

“Mwo?? aku saja belum pernah.. yak! kau bisa mewarisi otak yadong ayahmu nantinya.. aissh~ ayo kita mandi Eunjun-ah!!”, potong Kyuhyun. Ia menaruh PSP-nya lalu menggendong Eunjun ke kamar mandi. Mwo? belum pernah apa? apa maksudnya? aaaaaah dia benar-benar menyebalkan.. aigo aigo.

Aku ke kamar tamu lalu membuka koper kecil milik Eunjun. Aku harus memilihkan baju untuknya. Kemeja putih ini lucu sekali hahaha. Setelah memilihkan baju untuk Eunjun, aku ke dapur untuk mengambil minum. Aku melewati kamar mandi dan mereka sangat berisik. Hadeeeeuh mandi saja seribut itu. Apa yang bisa diributkan saat sedang mandi? benar-benar bocah.

“Hyung apakah punyaku nanti akan besar sepertimu?”

Aku hampir tersedak mendengarnya, pertanyaan macam apa itu?

“Hahahaha tentu saja.. makanya kau harus banyak makan sayur.. sudah ayo cepat bersihkan tubuhmu!”

Uwoooow.. Apa yang sebenarnya mereka bicarakan?? (o///O) aissh~ tapi lagaknyaaa menasehati anak kecil untuk makan sayur sementara dia juga tidak pernah makan sayur, cih!

“Chaejin-ah.. bisakah kau ambilkan handuk?”, teriak Kyuhyun dari dalam kamar mandi. Aku ke kamar untuk mengambilkan handuk.

“Kyuu, ini handuknya!”, aku menggedor-gedor pintu kamar mandi.

Kyuhyun membuka setengah pintu kamar mandi, lalu melongokkan kepalanya keluar. Aigoo~ aku paling tidak tahan melihatnya dengan rambut basah seperti itu. Entahlah, setiap melihatnya aku berdebar-debar.. refleks aku memalingkan wajah lalu memberikan handuk, memalukan jika dia tahu wajahku memerah.

“Waeyo? kenapa memalingkan wajah seperti itu? bahkan kau sudah melihat seluruhnya kan? HA HA HA”, ucapnya sambil mengambil handuk lalu menutup pintu. Sialaaaan..

Aku kembali ke dapur, dan menegak habis air putih yang ada di gelasku. Tak lama, Kyuhyun dan Eunjun keluar kamar mandi hanya mengenakan handuk, kalau dilihat-lihat mereka berdua lucu.

“Eunjun-ah.. ayo biar noona bantu kau ganti baju, noona sudah menyiapkan bajunya!”, Aku menghampiri Eunjun.

“Andwae! biar sekalian aku yang membantunya ganti baju! kau mandi saja sana..”, ucap Kyuhyun sambil mendorong bahuku.

“Waeyo? biar aku saja yang membantunyaaaa..”, ucapku.

“Ani.. bahkan kau belum pernah membantuku ganti baju kan? sudah mandi saja sana!”, ucapnya. Mwo??

“Yak! Cho Kyuhyun!”

“Noona.. kau mandi saja, hyung aku bisa ganti baju sendiri kok! kalian tidak usah memperebutkanku seperti itu..”, ucapnya lalu berlalu ke kamar tamu. Sekali lagi aku dan Kyuhyun saling berpandangan takjub. Apa dia benar-benar anak Hyukjae oppa dan Rae eonni yang agak tidak waras itu? apa dia benar-benar keponakanku yang masih berumur 6 tahun? (==)a

***

Ternyata kebun binatang juga ramai sekali.. kalau begini sih lebih baik diam di rumah. Aku melirik ke arah Kyuhyun yang tersenyum puas melihatku. Dia menatapku dengan tatapan ‘lihat!! sudah kubilang kan?’ aissh terlihat jelas di dahinya..

Walaupun penuh aku sukaaa.. sudah lama sekali aku tidak ke kebun binatang, terakhir kali sepertinya saat SMP hahaha. Kami berkeliling melewati kandang zebra, jerapah, buaya dan sekarang kami berada di depan kandang monyet. Aku teringat pada seseorang jika melihat monyet. Hahahaha aigoo~

“Eunjun-ah.. lihat! monyet itu mirip dengan appa-mu!”, ucap Kyuhyun sambil menunjuk monyet yang ada diatas pohon.

Seperti yang aku pikirkan.. hahahaha aku jadi ingat saat masih kecil dulu, kami sekeluarga pergi ke pantai, dan disana ada monyet. Hyukjae oppa mengambil makanan yang sedang dipegang monyet, dan akhirnya dia menangis gara-gara dicakar oleh monyet itu. Bodohnyaaa~ suruh siapa dia menjahili monyet-monyet tidak berdosa itu? ckckck. *dipecat jadi adik*

“Apa itu berarti aku mirip monyet juga?”, tanya Eunjun.

“Anio.. kau sangat tampan! Eunjun-ah, pegang tangan noona ya.. disini ramai, arasseo?”, Kyuhyun mendelik ke arahku.

“Ne.. noona, boleh aku beli hamburger?”

“Tentu saja, Kyuhyun ahjussi yang akan membelinya!”, aku melirik ke arah Kyuhyun.

“Kenapa aku? kau saja, biar aku yang menemani Eunjun”

“Kau itu kan laki-laki.. jadi kau yang harus membelinya!!”

“Kau itu wanita, kau harus berlatih menjadi ibu yang baik.. seperti itu kan seharusnya? kau yang beli, aku menemani Eunjun berkeliling..”

“Jadi kau akan meninggalkanku sendirian sementara kau berkeliling hah? tidak bisa diandalkan! Eunjun-ah ayo ki.. Eunjun-ah??”, Aku berkeliling mengedarkan pandanganku. Omo~ Eunjun dimana? tadi dia kan ada di..

“Dimana Eunjun?”, tanya Kyuhyun panik.

“Huaaaa~ kau siiih.. Kyu eotteohke?? dimana Eunjun?”

“Tadi dia disini kan? pasti belum jauh.. kau tunggu disini biar aku yang cari sebentar!”, ucap Kyuhyun lalu pergi meninggalkanku. Aigo~ bodohnyaaa kenapa bisa Eunjun hilang? kalau tidak ketemu bagaimana? kalau dia lapar? lebih parah dari itu… kalau dia diculik bagaimana??

Aku juga mencoba berkeliling mencari Eunjun, mana mungkin aku bisa berdiri diam sekarang. Aku berkeliling mencari Eunjun, aissh~ kemana bocah itu?

Sekarang sudah setengah jam aku dan Kyuhyun berpencar berkeliling tapi tidak menemukannya juga. Eotteohke? Kenapa kebun binatang ini besar sekaliii..

Dari kejauhan, aku melihat seorang anak laki-laki memakai kemeja putih sedang menggandeng tangan anak perempuan, itu Eunjun? ya Tuhaaaan itu benar -benar Eunjun? Aku berlari menghampiri Eunjun.

“Eunjun-ah.. gwaenchana?ย  aku panik sekali kau hilang!!”, Aku memeluk Eunjun yang hampir menangis.

“Noonaaa~ mianhae membuatmu khawatir..”, ia balas memelukku.

Aku mengeluarkan ponselku untuk menelepon Kyuhyun. “Kyu, aku sudah menemukan Eunjun, kau kesini ya.. aku? aku di dekat kandang gajah, ppali..”

“Leganyaaa.. eh, anak manis.. siapa namamu? kau terpisah dari orang tuamu?”, tanyaku. Aku baru sadar saat melihat gadis kecil disebelah Eunjun. Kurasa ia juga terpisah dari orangtuanya.

“Ne. Nam Sunghyo imnida.. umurku 5 tahun”

“Aissh~ kalian disini? aigoo aku benar-benar cemas!”, Kyuhyun datang dengan nafas yang tersengal-sengal. Wajahnya penuh dengan keringat, dia pasti benar-benar kelelahan mencari Eunjun.

“Omo.. kau habis lari maraton hah?”

Aku mengeluarkan tissu dari tas slempangku dan mengelap keringat di wajahnya. Dia menatapku lalu memamerkan senyum tiga jarinya.

“Kenapa menatapku seperti itu? lap sendiri sana..”, aku memberikan tissu yang kupakai mengelap keringatnya, “oh ya, kita harus mengantar Sunghyo ke bagian informasi..,”

“Sunghyo?”, tanyanya,”ooh.. gadis manis ini yang namanya Sunghyo? Eunjun-ah kau pintar memilih gadis”, kata Kyuhyun saat melihat gadis kecil disebelah Eunjun. Ia berjongkok menatap Eunjun lalu mengacak-acak rambutnya..

“Jangan ajarkan dia yang tidak-tidak!”, ucapku datar

“Eunjun, ini kakakmu? tampan sekalii~”, ucap Sunghyo.

“Aah.. lebih tampan aku.. lagipula dia ini bukan kakakku! Dia ini pamanku.. sudah tua!”, kata Eunjun dingin. Hahahahaha~ aku suka sekali kata-katanya.. dia benar-benar keponakanku!!

“Aissh~ ya sudahlah.. ayo kita ke bagian informasi”, ucap Kyuhyun, dia tampak kesal hahahaha.

Aku menggandeng tangan Eunjun, sedangkan Sunghyo menggandeng tangan Kyuhyun. Manisnyaaa~ apa kami sudah terlihat seperti keluarga bahagia? Hahaha.. Kami berkeliling sebentar lalu berhenti sebentar untuk membeli burger, nampaknya Sunghyo dan Eunjun benar-benar lapar.

***

Setelah berkeliling sebentar dan menunggu dibagian informasi, akhirnya orang tua Sunghyo datang. Okey, aku sudah tidak sanggup lagi untuk berkeliling.. sudah cukup jalan-jalan hari ini! Benar-benar melelahkan.. Aku jadi agak kapok ke kebun binatang sedang hari libur seperti ini. Selain itu, aku tidak bisa membayangkan kalau yang hilang itu benar-benar anakku.

“Ayo kita pulaang.. kakiku pegal dan kepalaku agak pusing, lagipula sepertinya Eunjun juga sangat lelah!”, Aku melirik ke arah Eunjun yang terus-terusan menguap.

“Padahal tadi yang paling bersemangat itu kan kau.. kkaja! aku tidak mau kau sakit lagi.. aku jadi ingat baru tadi malam kau itu demam tinggi”, ucap Kyuhyun sambil menggendong Eunjun. Baru ingat? (T.T)

Eunjun tertidur di gendongan Kyuhyun. Begitu sampai di mobil, Kyuhyun menidurkan Eunjun di kursi belakang. Aku masuk mobil lalu memundurkan jok mobil agar aku bisa tidur. Hari ini terasa melelahkan padahal sepertinya hanya sebentar berkeliling.. Aku memejamkan mataku sebentar lalu melirik ke arah Kyuhyun karena dia dari tadi tidak menyalakan mobil. Kyuhyun menatapku lalu mendekatkan wajahnya.

“ke..kenapa kau mendekat seperti itu?”

Kyuhyun semakin mendekatkan wajahnya dan aku memejamkan mataku rapat-rapat.. omo~ dibelakang kan ada Eunjun bagaimana bisa dia melakukan itu? omo omo

“Kau belum pasang sabuk pengaman! Aissh~ pasti berpikiran yang tidak-tidak..hahahahahaha”, Kyuhyun membantuku memasang sabuk pengaman.

Ketawanya puas sekali sih? malunyaaaaa.. bodoh sekali aku, kenapa bisa berpikiran seperti itu?

“Kau tahu tidak? saat Eunjun hilang aku benar-benar panik.. aku jadi membayangkan bagaimana kalau yang hilang itu benar-benar anak kita?”, ucap Kyuhyun. Mwo? aku tidak salah dengar? dia berpikiran seperti itu?

“Aku juga berpikir seperti itu, tapi.. apakah kau akan cemburu pada anak kita nanti seperti pada Eunjun?”, tanyaku.

“Mwo? siapa cemburu pada siapa?”

“Lupakan.. kkaja! kenapa kau tidak menyalakan mobilnya dari tadi?”

“Kau sakit lagi ya? ternyata kau itu memang lemah sekali..”, Ia mendekatkan dahinya ke dahiku. Kebiasaan dia untuk mengecek suhu tubuh seseorang, padahal dengan menggunakan tangan saja sudah cukup kan?

Kyuhyun menempelkan dahinya dan hidungnya kini menyentuh hidungku. Aku bisa merasakan nafasnya di wajahku, kenapa dia selalu bisa membuatku berdebar-debar? Entah sejak kapan aku memejamkan mataku dan merasakan sentuhan bibirnya dibibirku. Dia mencium bibirku lembut dan mulai melumat bibirku pelan.

“Kurasa kau masih demam.. bibirmu agak panas..”, ucap Kyuhyun disela-sela ciumannya

“Jinja? kau tidak takut tertular?”

“Setidaknya aku tertular olehmu..”, dia tersenyum lalu kembali melumat bibirku. Aku merangkulkan kedua tanganku dilehernya.

Entah kenapa feelingku agak tidak enak, dan aku yakin memang ada yang tidak beres, tapi apa ya? Sepertinya akan ada sesuatu yang akan terjadi. Seperti ada yaang .. mengawasi?

“Hyung, noona.. aku ngantuk! bisakah kalian berhenti melakukan itu? aku ingin cepat-cepat pulaaang..”

“Eunjun-ah.. kau bangun?”, refleks aku mendorong tubuh Kyuhyun, aigoo~ dia melihat? omo omo.. tenang Chaejin.. tenang..

Kyuhyun mengusap kepalanya yang terbentur dashboard. Hari ini sudah dua kali kepalanya terbentur, kuharap dia tidak mengalami kerusakan otak. Otaknya kan sudah bermasalah (–.–) *plakk*

Kyuhyun mulai menyalakan mesin mobil dan mulai mengendarainya, tapi aku bisa melihat dari wajahnya ia agak shock juga, hal paling memalukan dalam hidupku.

“Ternyata masih lebih jago appa-ku daripada Hyung saat melakukannya..”, ucap Eunjun.

astagaaaaaaa.. aku benar-benar tidak berani menatap wajah Kyuhyun saat ini (._.)

END

seperti biasa saya gak bisa nentuin ending.. jadi pasti geje (==)a

51 comments on “my wedding [again?] pg-15

  1. saya gak tau kenapa mampir mulu ke blog ini #hobingarusuhblogbatur :p
    huahaha anaknya monkeycouple seperti pangeran(?)
    eon the boys, woy!! *teriakpaketoa xD

    • hahahahaha pertahankan bakat ngerusuhmu saeng..
      saya seneng kok X3 *hug monik*

      pangeran evil kaya pamannya :3 *plakk

      kyu: aku hyung-nya!
      –.– #abaikan

  2. anyong haseeyoooo oennii,,,^^
    salam kenal yah,,,
    suka bgt ma ff “my wedding”,,,gtw knpa bs kecanduan ff,,,pdhl sblmnya krg begitu suka bc ff,,tp kmren aq nemuin ff ini di blog wonderfanfiction,,,trus aq bc,,,bgs,,lucu,,smw ff my wedding dah aq bc,,ayo buat yg baru lg oenni,,,^^

    • anyyeong ririn ^^ *bener gak manggilnya?* kekeke
      salam kenal jugaa..

      makasih ya udah baca terus mampir juga kesini hehe~
      okee selama ada yang minta, pasti bikin kok X3

  3. Aigoo…bc ulang saya…ohohohoh
    kyujin kpn punya anak thor?
    Kagak ngiri ma eunjae?
    Euhm…sy bingung mw comment apaan?heheh*garuk-garuk kpla*

  4. hoaaa
    Aku bingung mw komen apa
    Yg jelas aku slalu suka sma ff kyujin ini
    Anaknya hyukkie daebak bgt ya
    Tkut dy ketularan yadongnya hyukkie
    Hahaha

  5. Bwahhaha, lutunaaaa malu2 gituh. . .
    Suka bgddd, jd inget junpyo ma jandi pas mrka jalan2 ma anak kecil. . .๐Ÿ™‚
    Marsha daebak, aq bener2 laruuuut baca typ ffny!๐Ÿ˜€

  6. hhaloo..halo.. aku uda lama mantengin ni blog, tapi aku takut aja dimakan ama yang punya blog *plak* hehe.. maaf-maff.. ^,^ sebagai kata permintamaafanku, aku ngomen disini ajah yaa??? *pasang pupy eyes*
    ckckckckckckckk… u,u si eunjun aja ngeliat yang kayak gituan ya -,- apalagi sia authornya
    #bercanda.guelagigalau -,-

    • dikira saya kanibal hahahaha
      puppy eyes-nya gak mempan *evil smirk* hahaha
      saya maapin kalo kamu bawain Kyu buat sayaaa *digeplak*

      hahahahaha selamaaat dataaaang!
      semoga gak bosen mantengin ni blog abal๐Ÿ˜‰

  7. Muahaha…
    Eunjun Eunjun blajar dr mna si secerdas itu. Yg psti bkn dr appa mu kan. Wkwk….
    Tp dasar anak’a master yadong ya psti trtular yadong’a jg. Ckck…
    Kyujin bnr2 deh ya, slalu lupa, tmpt, situasi, kondsi, dll klo lg asik. Wkwkwk..

  8. bener2 seperti yang dharapkan sii EunJun ini
    anaknya HyukRae gtu loh~~~*dksih pisang ama Rae eonn :p
    Kyu kasin ne” kejedot mulu ==”

  9. kyaa eunjun udh ad bkat yadong dari appanya#gubrak
    tp sukak bget gaya ny . huahaha . ngo’i kekanakan . keren bgt#prok”

  10. Omoonaaaaa O.o
    eunjun-ah,,,,,kyeopta:*
    pas bgian akhirnya itu lhooo,,,==’ aigoo==’
    ketauan klo hyuk oppa sring kepergok..

  11. Aigooooo kyeopta~
    lucu bgt kyuhyun hahaha… Dr td ngakak abis. Lucu sih si kyu
    chae mau mandiin *gk boleh
    chae mau pke in baju *gk boleh
    apalagi waktu kyu lg mandi hahahahhhhh stupid, byk2 makan sayur kekekekkkkkkk
    ah romantissssssss

  12. Eunjun menggemaskan sekali dan membuat hari Kyu oppa Chaejin mjd lbh ceria dan mrk berdua mulai lbh bertanggung jwb krn ada yg mrk jaga

  13. gakgakgakgakgak….bnr2 dh ni ff nya kocak bgt!!!!
    kyuuuu,d ejekin tuh ma eunjun!!!!buwahahahahaha,hrs lbh srg latihan spy lbh hebat dr eunjun appa!!!wkwkwkwk….

  14. bener2 deh aku sampai senyum2 semangat waktu di kebun binatang bagian monyet wkwk…..
    di akhir eunjun kok, bisa2nya bicara gitu wkwk…chaejin sm kyuhyun jd malu deh…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s