my wedding [valentine’s day]


Chaejin pov

 

Aku membuka mataku dan cukup kaget melihat penampakan wajah yang ada dihadapanku. Wajah Kyuhyun tepat dihadapanku dan dia tidur sambil mangap (–.–) astagaa air liurnya untung tidak mengenai wajahku. Aku mengambil ponselku lalu mengambil fotonya. Memangnya kau saja yang bisa hah? ckckck aku mengelap air liur di pinggir bibirnya lalu mengelapkan ke kaos yang dipakainya. Aku mengusap rambut lalu pipinya pelan. Seperti yang selalu kukatakan sebelumnya, wajahnya saat tidur itu menipu sekali!

 

Tadi malam untuk kesekian kalinya kakiku cidera karena mahkluk bermuka dua ini. Kemarin gara-gara dia aku terpeleset dan kaki kananku terkilir. Dia bukannya langsung menolongku malah tertawa dan mengabadikan wajahku yang sedang menangis di ponselnya. Sialan!

“Chaejin-ah.. seharusnya sekali-kali kau itu membangunkanku dengan ciuman selamat pagi..”

“Mwo? seharusnya aku sering-sering menyiramkan air cabe ke wajahmu biar kau tidak usah cuci muka lagi! Bagaimana?”

“Itu KDRT namanya! kau mengambil fotoku ya? setampan itukah aku?”, suaranya serak.. dia mengucek-ngucek matanya.

“Cih! kau tidak boleh menuduh seperti itu.. untuk apa aku mengambil fotomu? nanti ponselku rusak!!”

Aku menaruh ponselku di meja kecil, apa tadi katanya? tampan? dia tidak tahu fotonya sedang mangap dan liurnya itu.. aigo lihat saja nanti, kalau dia menyebalkan aku tidak akan segan-segan mempostingnya di cyworld atau twitter. Lihat saja nanti Cho Kyuhyun-ku sayang -__-”

“Jinja? kemarilah.. kita belum pernah foto baru bangun tidur kan?”, dia duduk bersandar di ranjang. Aku mencubit pipinya supaya dia bangun dan sadar sepenuhnya. Foto? dia? tidak biasanya..

“Yak!! ini hari valentine.. nanti aku akan memasukannya di cyworld atau twitter, pasti bagus!”

“Sireo.. aku baru bangun tiduuur”

“Chaejin-ah, kau manis dan aku tidak bohong!”

Dia mengambil ponselnya lalu menarikku mendekat. Kyuhyun menatapku sebentar lalu mengacak-acak rambutku.

“Yak! kenapa kau mengacak-acak rambutku?”, gantian aku mengacak-acak rambutnya. Aissh~ dia itu menyebalkan sekali sih..

“Sudahlah, satu..dua..tiga.. senyuuum!!”, aku bergaya asal. Kelakuannya ituu..

ckrek! *halah*

“Wah wah.. kau memang lebih manis saat baru bangun tidur! HAHAHAHA~ Ayo sekali lagi..”

Apa maksudnya berkata seperti itu? Itu namanya menghina secara tersirat. Kyuhyun merangkul bahuku.. coba lihat wajahnya itu!! Baru bangun tidur foto-foto? Astagaaaaa.. apa dia benar-benar Cho Kyuhyun?

“Sekali lagi! satu dua ti..”, Aku tersenyum malas ke arah kamera.

Kyuhyun, dia mencium bibirku tiba-tiba! omo omo!

ckrek!

 

“Ini bagus!”

“Cho Kyuhyun!! bodoooooh!!! hapus fotonya sekarang jugaa!!!! “, aku menjitak kepalanya. Memalukan!

****

Aku ke dapur untuk mengambil minum. Adududuh kakiku cenat-cenut! Hari ini Kyuhyun tidak kerja, lebih tepatnya bolos. Dia tadi sudah izin, dan apa alasannya? alasannya adalah karena kakiku sedang cidera dan tidak bisa ditinggal, jadi dia harus menemaniku. Padahal dia sedang malas karena baru membeli kaset game baru.. aku yakin dia bolos karena itu, sekarang bocah itu pasti sedang main game di kamar (–,–)

teeeeet.. teeeeeet..

Siapa yang datang jam segini? aku menaruh gelas lalu membuka pintu, ternyata itu petugas apartemen, Jung ahjussi.

“Annyeong Chaejin-ah.. Ini ada paket untuk Kyuhyun”

“Annyeong ahjussi, Ne.. akan aku berikan padanya, kamsahamnida”

Emmmm bungkusan yang mencurigakan.. Aku duduk di sofa lalu membuka isinya. Uwooooow sekotak coklat mahal dan ada kue coklat juga, dari siapa ini?? Aku melihat kartu ucapan kecil berwarna pink dan berbentuk hati.. astagaaaa norak sekali!!

Selamat hari valentine..

semoga kita bisa menjadi partner yang baik ^^

terima kasih bantuanmu,

hidup KyuSica!!

IGE MWOYAA?? KyuSica? nama orang? ani ani mana mungkin namanya aneh seperti itu.. apa maksudnya KyuSica itu couple? Kyuhyun dan siapa? Sica.. mmm, Jessica? siapa itu?? Cho Kyuhyun.. mati kau!!

“Chaejin-ah aku lapaar..”, Kyuhyun keluar kamar.

“Kau lapar? kemarilah.. ada kue loh dan coklat!”

“Kue? dari siapa?”, dia menghampiriku. Dengan cepat aku menyembunyikan kartu ucapan itu di bawah bantal sofa.

“Sudah kemarilah dan buka mulutmu, aaaa~”

Kyuhyun membuka mulutnya, dengan cepat aku memasukan sepotong kue sekaligus ke dalam mulutnya lalu tersenyum manis. Astagaa~ KyuSica? bagus sih.. tapi aku tidak sukaaa!!!

“Ayo buka mulutmu lagi.. hmm..”, aku menjejalkan lagi sepotong kue yang agak besar ke mulutnya. Melihatnya aku tambah kesal. Apa aku cemburu? entahlah.. aku tidak suka, apa itu wajar? ‘hidup KyuSica’ cih! apa-apaan itu? tidakkah dia tahu Kyuhyun sudah punya istri?

Aku memamerkan senyum tiga jariku lalu menjejalkan sepotong kue lagi, mulutnya kini benar-benar penuh. Aku memegang kedua pipinya yang menggembung karena mulutnya penuh dengan kue menyebalkan itu, lalu menatapnya lekat-lekat. Dia kesulitan mengunyah lalu menatapku heran. Huaaaaa~ ternyata dia memang tampaaaaaan.. tapi baru kali ini ada kiriman paket ke rumah di hari valentine dari seorang wanita untuknya. Apa aku saja yang tidak tahu?

Kami tidak pernah merayakan hari valentine secara spesial sebelumnya karena itu tidak perlu. Iya kan? rasanya tidak ada yang terlalu spesial di hari valentine.

“YAK!! KAU MAU MEMBUNUHKU??”

Omo omo teriakannya membuatku kaget!! Aku masih melepaskan tanganku dari pipinya, aissh~

“Yaa~ jangan muncrat seperti itu.. kau ini jorok sekali!!”, aku mengelap pipiku. Bodoh!!

“Lee Chaejin!! kau pikir mulutku ini sebesar apa hah??”

“Katanya kau lapar.. jadi makan yang banyak sana!”

“Aissh jinja.. Kau mau menjadi janda hanya karena suamimu mati tersedak hah?”

“Bodoh! buktinya kau tidak tersedak kan?? tenggorokanmu itu besar.. jadi jangan berlebihan!!”

“Besar kepalamu hah?! kau ini benar-benar bodoh.. aigo aigo”

Dengan cepat aku menjitak kepalanya, dia yang bodoh!! Dengan susah payah aku beranjak ke kamar lalu membanting pintunya.

****

Aku menghela nafas panjang sambil mengaduk cappucino-ku. Sekarang aku ada di kedai kopi favoritku bersamaaa… Seara. Tidak mungkin dengan Kyuhyun karena aku sedang kesal padanya! Aku melihat jam, sudah seharian aku diluar rumah. Apa dia sudah makan? Aaaah sudahlah.. aku tidak peduli (T.T)

“Yak! Chaejin-ah.. sadarlah!! jangan melamun terus seperti itu..”, Seara menepuk-nepuk pipiku. Lalu kembali fokus pada ponselnya, dia pasti sedang buka twitter. Tadi aku menemani Seara membeli baju hamil, astagaaa~ dia kesetanan belanja.

“Huaaaaaa~ KyuSica? menyebalkaaaan!!”

“Kau sudah menyebutnya lebih dari duapuluh kali kurasa! aku jadi penasaran.. Jessica, sepertinya cantik..”

“Mana aku tahu.. tapi sepertinya iya, tapi aku tidak sukaaaaa..”

“Kau cemburu? hahahahaha~ disaat yang lain merayakan valentine kalian malah bertengkar..”

“Aku tidak peduli dengan hari valentine.. oh ya, kudengar katanya di drama Sungmin oppa ada.. adegan ciuman yang ‘HOT’? ha ha ha kau tidak cemburu?”

Sepertinya kata-kataku tepat sasaran, ekspresinya langsung berubah. Suruh siapa menertawakanku hah?

“Jangan ingatkan akuuu!! oppa-mu yang menyebalkan itu malah menyuruhku menontonnya..”

“Sudahlah.. itu hanya tuntutan skenario!! KyuSica lebih menyebalkan kurasa..”

Kyuhyun bahkan tidak meneleponku, ternyata dia tidak peduli padaku. Tapi bagaimana dia mau peduli kalau ada yang lebih menarik perhatiannya di rumah lebih daripada apapun? GAME! atau JESSICA?

“Oh ya Chaejin-ah, aku suka fotomu dan Kyuhyun oppa yang diupload di twitter tadi pagi..”

“MWO? FOTO APA?! YANG MANA??”

“Reaksimu berlebihan.. Memangnya ada foto apa lagi? kalian manis sekali baru bangun tidur foto seperti itu.. walaupun rambut kalian berantakan seperti habis.. hahahahaha tidak jadi, lupakan!”

Foto yang itu sudah dihapus belum ya? awas saja dia berani macam-macam.. mati kau Cho Kyuhyun!

tok..tok..tok..

Seorang pria mengenakan kacamata hitam dan syal berwarna pink mengetuk kaca jendela. Itu Sungmin oppa, dia menyuruh Seara keluar. Penyamaran yang buruk sekali..

“Aku sudah dijemput, kau mau ikut? biar Sungmin oppa antarkan sampai rumah..”

“Piryoeopseo..”, Seara tersenyum lalu meninggalkanku.

Aku melirik ke arah Sungmin oppa dari kaca jendela, dia tersenyum padaku lalu memberikanku ciuman jauh. Aku membalasnya. Sungmin oppa memang oppa kesayanganku *dipelototin kunyuk*. Seara menghampiri Sungmin oppa, manis sekali mereka. Ditambah Seara sedang hamil.. manisnyaa~ mereka melambaikan tangan padaku lalu pergi. Melihat mereka dari jendela seperti sedang nonton TV saja hahahaha.

Aku mengaduk cappucino-ku lagi lalu meminumnya. Eh, aku baru sadar yang ada disini semuanya berpasangan.. mereka bersikap sok mesra seperti sedang mengejekku!

“Kau abnormal sekali disini sendirian..”, Aku menoleh ke belakang.

“Kyu?? Kenapa kau disini?”, Kyuhyun duduk dihadapanku.

“Ekspresimu berlebihan.. aku baru sadar kau marah padaku!”

Hah? Dia baru sadar? Demi apa dia baru sadar aku marah padanya sejak tadi pagi? Lihat kan siapa yang bodoh?  Aigo aigo

“Babo!”

“Kau marah karena ini?”, dia menunjukkan kertas berbentuk hati berwarna pink super norak itu (-___-)

“Aku? marah karena ada wanita yang memberikanmu coklat dan kue di hari valentine, lalu menyebut ‘hidup KyuSica!!’ di kartu ucapan yang super norak ini, maksudmu karena itu?? oooh mana mungkiin.. ha ha ha ha”, aku ingin menelannya hidup-hidup.

“Hahahahaha~ penjelasanmu kurang panjang, cih! tidak mengaku? yayaya kau tidak mengaku pun orang lain juga tahu.. lagipula aku ini kan pintar!”

Aku beranjak pergi. Kalau kakiku sedang tidak sakit, aku pasti sudah jauh meninggalkannya. Cho Kyuhyuun kau tidak mengerti perasaanku. Mungkin lain kali aku akan suruh Jonghyun mengirimiku hadiah lalu ada kartu ucapan bertuliskan ‘hidup Jin-Hyun!!’ aku ingin tahu reaksinya.. tapi itu norak sekali dan tidak akan aku lakukan (–.–)

“Chaejin-ah.. dengarkan aku..”

“Sireo.. kau menyebalkan!!”

“Apa kau masih marah kalau aku bilang, yang mengirim kue dan coklat itu Heechul hyung?”

Aku menghentikan langkahku, apa tadi dia bilang? Heechul? Kim heechul teman Kyuhyun? Aku berbalik menatapnya yang sedang tertawa tertahan.

“Mwo? Heechul oppa? Kau jangan membohongiku!!”

“Ne~ Heesica, itu panggilan dia baru-baru ini.. bahkan ada juga yang menyebutnya lady heehee, tidak percaya? kau bisa tanya Hyukjae hyung..”, dia menyodorkan ponselnya. Astagaaaa benarkah? Aku berjongkok lalu menutup wajahku. Memalukaaaaan!

“Huaaaaaaa~ Heechul oppa babo!! dan KAU!! kau lebih baboo!!”

“Yak! jangan seperti itu, kau ini bukan anak SD lagi.. ingat umur!! aissh~ disini sedang ramai..”

“Kau menyebalkaaaaan!!”, astaga ini memalukan. Jadi maksudnya aku cemburu pada seorang pria? tapi itu bukan salahku kan? memang kartu ucapannya yang aneh dan abnormal.. apa dia itu homo? Aku berdiri tapi tidak berani menatap Kyuhyun.

Kyuhyun memelukku lalu mengecup bibirku, “Hahahaha lucu sekali reaksimu.. ternyata kau sangat menyayangiku! eemmm.. pakai ini!”

Dia menyodorkan bungkusan coklat kepadaku, aku mengeluarkan isinya, jaket berwarna hijau. Jaket ini harum Kyuhyun (o.O)

“Kau memberiku jaket bekas? kenapa wangi parfummu? eh.. jaket ini kembaran ya? kesambet apa kau?”, Aku baru sadar, Kyuhyun juga memakai jaket yang sama seperti yang sedang aku pegang. Dia menjitak kepalaku pelan.

“Sengaja aku semprotkan, Kau tahu? aku frustasi mau memberimu apa, kau tidak suka warna pink, tidak suka coklat, tidak suka jam tangan, kurang suka boneka, tidak suka gelang atau kalung, ribet sekali kan? aku bersyukur kau masih memakai cincin nikah kita!”

Mwo? hahaha dia itu berlebihan sekali sih? intinya dia tidak perlu memberikan apa-apa padaku sebenarnya.

“Awalnya aku mau memberimu bunga, tapi nilai gunanya rendah.. jaket ide yang bagus kan?”

“Ne, tapi aku tidak membeli apa-apa untukmu”

“Gwaenchana, tapi kalau kau mau menciumku aku anggap itu hadiahku, bagaimana?”

Dia menggemaskan sekali.. aku tersenyum lalu mencium bibirnya kilat. Kyuhyun tersenyum lalu membantuku memakai jaket pemberiannya, aissh~ kenapa jaketnya besar sekali?

“Kenapa ukurannya besar sekali?”

“Aneh, bukannya badanmu memang besar?”, Aku menjitak kepalanya.. sialan!!

“Ayo kita makan, aku lapaar.. di ujung jalan itu ada restoran jepang kan? aku ingin makan shabu-shabu”

“Kkaja.. kakimu bagaimana? mau kugendong?”

“Anio.. aku ingin berjalan sambil menggandeng tanganmu.. selamat hari kasih sayang Kyuhyun-ku yang bodoh!”, aku menggandeng tangannya. Begini lebih menyenangkan.

“Selamat hari valentine Chaejin-ku sayang..”, Kyuhyun tersenyum lalu mengacak-acak rambutku. Senyum favoritku! Hahahahaha~ itu sangat menggelikan sebenarnya, tapi jarang-jarang jadi tidak apa-apa kurasa.

“Oh iya Kyu, memangnya kau membantu Heechul oppa apa?”

“Mencarikannya pacar!”

“Jinja? aigo aigo.. tapi wanita kan? maksudku.. melihat kartu ucapannya padamu, dan karena dia itu pria, sebenarnya aku jadi sedikit khawatir akan hubunganmu dengannya.. mmm maksudku..”

Kyuhyun menghentikan langkahnya lalu menatapku.

“Lee Chaejin!! maksudmu kau meragukan kejantananku hah?!”, aku menutup mulutnya. Kenapa berteriak seperti itu? Aisssh~ bukan itu maksudku bodooooh!!

 

END

Sejujurnya saya ngidam jaket SPAO warna ijo dan berharap Kyuhyun beliin *ngehayal* soalnya saya lagi gak punya uang *gubrakk* .. okey, di komen buat perbaikan hehehe saya menerima krtitik dan saran asal jangan bashing #senyumpepsodent gomawo ^^ *bow*

38 comments on “my wedding [valentine’s day]

  1. Annyeong. . .
    Saya reader baru,,maksudnya reader baru tobat. Selama ini aku SR d ff chingu. . . Mianhae #bow
    siseh imnida^^
    aku suka bgt ma kyuJIN ,, dan mungkin aku akan sering mampir . . .:D

  2. haloooo~
    balik lagiii… *nyengir* hehehe….
    selesai menjelajahi blog dan akhirnya malah terdampar ke wonderff…
    hahaha….
    suka sama my wedding… >,<
    bikin yg banyak yooo….
    okelah sekian dan terima kasih (?)
    ntar kapan2 mampir lagi deh…

  3. jaket chingu? Hoho, aku jg lg ngdam pgn d’bliin tp wrn biru #abaikan

    Chingu, enth knp aku lbh suka my wedding dripada kyujin couple (?)
    Gag tau knp, apa krn udh nkah kali yak? Haha sotoy saiia 0.o

  4. annyeong,,

    q reader bru dsini,,

    q suka bget sama kyujin couple,,
    bikin yang banyak dong ff kyujin couplenya,,
    soalnya ff-nya pendek2 sih,,
    jd kurang puas deh bacanya,,
    hehehe,,
    mian,, tapi q gak maksa koq..

    • annyeong~
      makasih udah mampir sama baca ^^

      insyaalloh saya banyakin ^^
      tapi kalao mau baca bisa di wff karena saya lebih sering update disana hehehe~
      pendek2 ya? soalnya kalau bikin panjang malah jadi males hehe *gubrakk*
      tapi nanti diusahain lebih panjang deh🙂
      gomawoooo~
      salam kenaaaal ^^

  5. si kyu klo si chaejin nanya hal itu pasti jawabnya kaya gini
    “Lee Chaejin!! maksudmu kau meragukan kejantananku hah?!”
    LOL

  6. Bhuahahaahaaaa…..
    Paling ngakak waktu kyu bilang
    “LEE CHAEJIN! KAU MERAGUKAN KEJANTANANKU HUH?!!” hahaha…
    Lucu bgt ternyata chae itu cemburu sm pria keke… Kukira jg Jesicca huehehehe…
    Daebak ff nya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s