THE BOYS [part 8]

“MWO?? MEYEBALKAN DAN GILA KATAMU? awas kalau kau berani-berani menjemputku!! pulang sana!! dasar abnormal..”, aku membanting pintu. datang malam-malam hanya mau bertanya pertanyaan bodoh seperti itu lalu mengejekku? Sialan!

Ponselku berbunyi di kamar, aku berlari untuk mengangkat telepon. Aku melihat nama Kyuhyun di LCD.

“Ye? Waeyo? Mworago??”

Dengan cepat aku mengambil mantelku lalu berlari keluar kamar. Eomma sudah datang dan menatapku heran.

“Chaejin-ah, waeyo?”

“Kyuhyun dipukuli orang eomma!”

****

Kyuhyun pov

Aku mengerjapkan mataku perlahan. Dimana ini? nampaknya tidak asing.. aah ne~ ini kan kamarku! Eh, kompresan? aku mengambil kompresan yang ada di dahiku. Uwoooow kenapa ada Chaejin disini? aku melihat jam, jam 2 pagi. Dia tertidur dengan posisi duduk? ckckck.

Kepalaku masih agak pusing, tapi sudah lebih baikan. Aku ingat, tadi malam ada 5 orang menyeret lalu memukuliku, lalu tiba-tiba semuanya gelap. Aissh~ memalukan, hanya karena dipukuli seperti itu saja aku pingsan. Tapi kenapa ada Chaejin disini?

Aku beranjak menghampiri Chaejin, mukanya memang lucu sekali saat sedang tidur. Perlahan aku mengangkatnya, lalu menidurkannya di kasurku. Bisa-bisa dia sakit kalau harus tidur dengan posisi seperti itu. Aku menatap wajahnya lekat-lekat. Rasanya bahagia sekali melihatnya seperti ini. Kalau dipikir-pikir.. dia.. aissh~ konyol sekali!

Sudah lama tidak melihat wajahnya sedekat ini. Entah kenapa aku ingin melihat wajahnya semakin dekat lagi, dan semakin dekat.

****

Chaejin pov

 

Uwooooow kenapa aku malah tidur di kasur Kyuhyun? dasar bocah bodoooh! kemana dia?? Aku melirik jam, omo omo sudah jam segini? Aku berlari ke ruang tamu. Kulihat Kyuhyun sedang duduk sambil makan bubur. Sial! gara-gara mimpi tadi malam, aku jadi makin deg-degan dekat bocah ini. Kalian tahu, aku mimpi ber.. aaah sudahlah itu memalukan!!

“Yak! Cho Kyuhyun.. kau yakin mau sekolah?”

“Keureom.. hari ini ada ulangan matematika, aku tidak mau ikut susulan! tadi ibumu mengantarkanku makanan hohoho~ ahjumma memang pengertian sekali..”

“Kau yakin sudah sehat? kau tahu.. aku sangat panik saat ahjumma pemilik toko di ujung jalan itu bilang menemukanmu pingsan babak belur!!”, Aku memegang dahi Kyuhyun untuk memastikan suhu badannya sudah normal dan tidak sepanas tadi malam. Tadi malam dia demam, jadi aku menunggunya semalaman.

Tadi malam aku menunggguinya berharap dia cepat pulih tapi sekarang bocah ini mau masuk sekolah? aigo aigo..

“Jinja? kau panik? hahahahaha senangnya~”

Aku menjitak kepalanya, dasar bodoh!

“Yak!! aku ini ada ulangan matematika hari ini.. kalau kau pukul kepalaku, bagaimana kalau nanti aku jadi bodoh lalu nilaiku jelek hah??”

Aku menjitak kepalanya lagi, “Berlebihan.. aku mau pulang lalu mandi, kau.. sebaiknya minum vitamin dulu arasseo?”

Okey, sebaiknya soal masalah ini aku tanyakan nanti pada Kyu, awas saja.. kalau aku tahu siapa yang berani mengeroyok Kyuhyun, aku akan suruh Sungmin menghajar mereka satu-satu!!

*kyu: gak ngehajar sendiri?

gw: saya ini wanita anggun, gak mungkin ngehajar orang.. *dusta

ming: hahahahaha~ saya hebat B-)

gw,kyu: gak gitu juga (–..–)* #abaikan

****

Eunhyuk pov

Aku bisa menuntut hal ini. Ini namanya pemaksaan!! Aku melirik gadis yang sedang cengengesan disampingku. Kenapa aku harus menjemputnya dulu? Itu namanya buang-buang waktu dan catat! sekali lagi ini pemaksaan.. aigoo~ eomma benar-benar menyebalkan!

“Yak! bisakah kau berhenti cengengesan seperti itu hah?”

“Waeyo?”, tanyanya dengan muka innoccent.

“Kau seperti orang gila!!”

“Aku gila lalu kau apa hah? ck.. kau tahu? tadi itu pertama kalinya aku pergi ke sekolah naik bis hahahahaha ternyata menyenangkan!”

Aku menghentikan langkahku lalu menatapnya takjub. Demi apa dia belum pernah naik bis ke sekolah? Aaah arasseo, dia itu kan anak manja yang bisanya diantar jemput oleh supir. Cih! Calon istriku wanita seperti ini? mana mungkin masuk kriteria??

“Kenapa menatapku seperti itu? babo! nanti kau jatuh cinta padaku loooh..”, ucapnya santai.

“Mwo?? aku? hanya pria bodoh yang jatuh cinta pada gadis seperti kau!”

“Jinja? kalau nanti kau jatuh cinta padaku, jangan menyesal atau patah hati karena aku lebih memilih Kyuhyun daripada kau!”

“HAHAHA kurasa Kyuhyun tidak sebodoh itu.. dia masih memiliki standar kualitas yang bagus soal wanita, kau akan menyesal karena nanti kau yang akan patah hati, dasar gadis manja!”

Aku menatapnya yang sedang menatapku garang. Hohohoho~ dia manis juga jika sedang berekspresi seperti ini. Apa aku suka padanya? Hahahahaha tentu saja tidak!! Aku masih normal dan punya standar kualitas yang bagus soal wanita dan dia tidak masuk kriteriaku.

“Kalau yang kau maksud itu adalah Lee Chaejin, aku tidak akan mengalah! Dia bukan sainganku hohoho~”

Mwo? kenapa mesti bawa-bawa Chaejin hah? dibanding dia Chaejin masih 100 kali lebih baik. Dasar bodoh!

****

Chaejin pov

 

Kalian tahu? sekarang kami berlima.. ani, berenam plus Rae seperti sedang rapat. Kami ada dilapangan basket untuk membicarakan masalah Kyuhyun. Donghae dan Eunhyuk terlihat murka, sedangkan Sungmin dan Rae bergantian melihat luka di wajah Kyuhyun dengan ekspresi cemas. Okey, menurutku mereka berlebihan!

“Yak! kalian berdua berhenti menatapku seperti itu! aissh~”, Kyuhyun menjauhkan wajahnya dari Sungmin dan Rae. Huahahaha~ babo!

“Kyu, apa kau yakin mereka itu hanya sekelompok orang yang sedang mabuk?”, tanya Donghae.

“Atau sekelompok preman yang mau memalak?”, tambah Eunhyuk. Kedua pertanyaan itu dijawab oleh anggukan cepat dari Kyuhyun.

Sungmin menggeleng dengan muka yang sok serius,”Tapi nampaknya ini di rencanakan.. maksudku, ini disengaja! yak~ Kyunnie kau punya musuh hah?”

Uwoooooow~ daebak! itu juga yang ada dipikiranku, tapi seperti di drama-drama sekali sih (–.–) lagipula, aku yakin Kyuhyun itu tidak punya musuh. Oh ya, ngomong-ngomong Heechul kemana ya? katanya dia akan menjemputku pagi-pagi, mana hah? kurasa dia itu lupa.. dasar pikun!!

“Lee Chaejin!! ikut aku..”, aku menoleh ke belakang, uwooooow panjang umur sekali dia hah? Aku menatap Donghae, Eunhyuk, Kyuhyun dan Sungmin bergantian lalu menghampiri Heechul.

“Kim Heechul, kenapa kau itu selalu datang disaat yang tidak tepat? aku sedang ada urusan penting, jangan ganggu aku!”

Heechul menarik tanganku agar menjauh dari tempatku tadi. Aku baru sadar dia tidak pakai seragam, dia sepertinya tidak masuk sekolah hari ini?

“Mianhae.. aku tadi tidak bisa menjemputmu,”

“Gwaenchana.. aku senang kau tidak menjemputku! sekarang ada perlu apa?”

“Aissh~ sesenang itukah? ck!”, dia memalingkan wajahnya kesal.

“Ne~ tentu saja! kau tidak sekolah?”

“Aku ada urusan.. sudahlah kau harus ikut aku sekarang! hahahaha”, lagi-lagi si bodoh itu menarik tanganku. Aaaah sakit! memangnya aku ini apa hah ditarik-tarik seperti itu?

“Mwo? Sireooo~ aku sedang sibuk!! Yak! lepaskan tanganku!!”

“Yak! jangan berteriak seolah-olah aku menyakitimu.. sibuk mengurusi siapa hah? Kyuhyun yang dipukuli orang? sudahlaah.. dia sudah besar, lagipula ada teman-temanmu yang lain kan?”

“Dasar otak udang! Kau memang menyakitiku.. aissh~”, Aku menarik tanganku yang tadi dicengkram Heechul, lalu menunjukkan padanya. Lihat kan pergelangan tanganku merah? dasar autis!!

Eh, kenapa dia tahu Kyuhyun dipukuli orang? Apa mungkin dia yang.. hahahahaha berpikir apa aku ini hah? mana mungkin dia melakukan hal itu? kurasa tidak..

“Kau tahu Kyuhyun dipukuli orang?”

“Ne~ lihat saja wajahnya.. babo! Ayo ikut aku..”, dia menarik tanganku, lebih lembut sekarang. Aku hanya bisa menatap Donghae, Kyuhyun, Sungmin, dan Eunhyuk dari jauh lalu melambaikan tangan.  Aku melihat wajah Heechul yang sedang cengengesan seperti orang gila. Aaaaaaaah kapan dua bulan itu cepat berakhir hah? kenapa rasanya lama sekaliiii~ (T__T)

****

Aku mengedarkan pandanganku. Aku sekarang berada di apartemen Heechul, benar-benar apartemen yang mewah. Apa dia tinggal disini sendirian? Uwoooooow kenapa dia mengajakku kesini hah? Kalau dia berani macam-macam, awas saja kau Kim Heechul, hidupmu tidak akan bertahan kurang dari 24 jam!!

“Minumlah.. kau pasti cape kan?”, Dia menaruh secangkir lemon tea hangat. Aku menatapnya dengan pandangan curiga. Aku takut dia memasukkan sesuatu ke dalam minumanku.

“Yak! kenapa menatapku seperti itu hah? Aku tidak memasukkan apa-apa dalam minumanmu.. Otakmu itu dipenuhi drama-drama tidak bermutu!”

Aissh~ dasar menyebalkan! Aku mengambil cangkir yang ada dihadapanku lalu meminumnya. Ini rasanya enak sekali.. hangat!

“Kenapa kau membawaku kesini hah?”

“Aku tidak akan berbuat macam-macam.. kau tahu? kita sudah lama berpacaran loh.. jadi wajar kan jika aku mengajak pacarku ke rumah? Aku ingin mengenalkanmu pada orangtuaku..”

“MWORAGO?”

“Hahaha reaksimu berlebihan.. tenang.. slow okey, slow.. orangtuaku tidak ada sekarang jadi kau boleh tenang! Baiklah, tunggu sebentar, aku punya cheese cake tapi ketinggalan di mobil, kau pasti suka!”

Apa yang ada diotaknya hah? aku dan dia kan hanya pacaran selama 2 bulan karena taruhan bodoh itu. Bagaimana mungkin dia berpikiran mengenalkan aku pada orangtuanya??

Dasar sakit jiwa.. ternyata ada orang yang lebih menyebalkan daripada Kyuhyun dan Eunhyuk (–.–)

“Yak!! Kau? Lee Chaejin? sedang apa kau disini hah??”, Aku menoleh ke arah sumber suara yang, sumpah! hampir membuat jantungku copot.

Seorang wanita cantik dengan mimik menyebalkan sedang menatap dingin ke arahku. Mworago?? dia kan gadis menyebalkan waktu itu, gadis dengan parfum yang membuatku hampir muntah! Aissh~ kenapa dia ada disini hah?

“Kau!! kau kan gadis menyebalkan waktu itu kan? kenapa kau ada disini hah?”

“Cih! dasar bodoh.. aah kau disini pasti karena Heechul oppa kan? soal aku disini, asal kau tahu, ini rumahku juga! arasseo?”

Oppa? jangan bilang dia ini adalah adik Kim Heechul! Uwoooooow daebak!! mereka cocok jadi adik kakak karena sama-sama menyebalkan. Aissh~ sial sekali aku hari ini hah?

“Kau tahu? kau ini agak pembawa sial kurasa, kau lihat? gara-gara kau Kyuhyun oppa dipukuli orang, aissh~ malangnya..”

“Apa maksudmu gara-gara aku hah?”

“Okey, jujur aku sangat senang kau ditindas dikamar mandi tempo hari, tapi kau lihat apa dampaknya? Kyuhyun oppa jadi dipukuli orang..”

Ya Tuhaan, kenapa kau memberiku otak yang amat sangat lambat untuk mencerna apa yang aku dengar? Apa hubungannya Kyuhyun yang dipukuli dengan aku yang ditindas di kamar mandi? Ini benar-benar membingungkan!

“Aissh~ apa maksudmu? aku benar-benar tidak mengerti!!”

“Sudahlah, tidak ada gunanya bicara pada orang bodoh sepertimu.. sebenarnya bukan hanya ini yang ingin aku bicarakan denganmu, soal kakakku!! Kau tahu?? Gara-gara kau sudah berkali-kali dia jadi di..”

“Kim Yoonhae! masuk kamarmu.. ppali!!”

“Tapi dia harus tahu oppa.. ten..”

“Cepat masuk sana!!”

Okey, sekarang suara Heechul yang mengagetkanku! Ya Tuhan, kata-kata tadi saja belum bisa aku cerna dengan baik, dan sekarang apalagi? Heechul berkali-kali apa? Aku benci tebak-tebakan!!

Dengan wajah kesal, gadis itu, maksudku Yoonhae, dia pergi meninggalkan kami. Hahahaha senang juga melihat wajahnya kesal seperti itu, tapi apa maksud kata-katanya tadi? (–.–)a

****

Donghae pov

Okey, walaupun akhir-akhir ini aku agak kesal karena Kyuhyun tampak ‘silau’, tapi dia itu sahabatku dan aku tidak akan membiarkan siapapun menyakitinya kecuali aku, baiklahitu hanya bercanda. Mana mungkin aku menyakiti saudaraku hahaha.

Aku mau masuk rumah saat kulihat Eunra sedang membersihkan kolam ikan di halaman. Aku tidak menyangka dia serajin itu ternyata. Pulang sekolah dia langsung kemari? waaaw.. memangnya dia tidak bermain bersama teman-temannya? Aku menghampiri Eunra, lucu sekali dia memakai sepetu boots dan sarung tangan seperti itu!

“Oppa, kau sudah pulang?”, tanyanya saat melihatku.

“Ne.. kau rajin sekali pulang sekolah langsung membersihkan kolam!”

“Kolamnya kotor dan tidak enak dilihat.. oppa, kau lapar?”, tanyanya lagi.

Kalau dilihat dari dekat, dia ini manis. Tidak hanya itu, kurasa dia ini cantik, kasihan sekali harus menjadi pembantu sementara. Lagipula ahjumma lama sekali pulang kampungnya (–.–)

“Bagaimana kalau kita makan diluar? kau pasti cape kan? aku yang traktir!”

“Jinja? hahahaha~ baiklah, tapi makanku banyak oppa!”

“Gwaenchana.. kkaja!”

****

Sungmin pov

Aku memainkan dua boneka ditanganku, boneka mickey dan minnie mouse yang baru aku beli tadi. Seara belum datang, aaah seharusnya aku menjemput ke rumahnya saja tadi. Kesembilan kalinya aku melirik jam tanganku. Aissh~

“Mi..mian.hh..hae.. aku telat!”

Seara datang dengan nafas tersengal-sengal. Ia duduk dihadapanku dan dengan cepat aku memberikan minumku padanya, kasihan sekali dia, harusnya aku menjemputnya tadi.

“Tenanglah.. gwaenchana? kenapa kau lari seperti itu hah?”

“Aku takut kau menungguku lama.. ada apa kau menyuruhku datang?”, tanyanya. Nafasnya sudah teratur dan mukanya? aissh innocent sekali hahaha *maafkan saya sudah berbohong ya Alloh..**pletak*

“Pilihlah.. kau mau yang mana?”, aku menyodorkan dua boneka yang tadi aku mainkan. Ekspresinya masih terlihat bingung, hahahaha lucu sekali dia!

“Pilih?”

“Ne.. ini hadiah valentine dariku untukmu! Kau tidak suka?”

Dia tersenyum, manis sekali, lalu mengambil boneka mickey mouse, aku harap dia suka dan menyimpannya baik-baik. Apakah ini terlihat seperti boneka pasangan? hahaha..

“Gomawo~ mianhae, aku tidak memberikanmu apa-apa!”

“Gwaenchana.. menurutku ka..”

Aku melirik ke belakang, 4 orang siswa sekolah lain sedang tertawa terbahak-bahak keras sekali. Aku terganggu bukan karena suara mereka yang sangat berisik, tapi lebih ke arah obrolan mereka.

“Dia tidak bisa melawan, bodoh sekali! memalukan sekali ada namja seperti itu.. kau yakin dia tidak akan tahu?”

Aku menatap Seara yang bingung, sambil tetap mendengarkan percakapan mereka.

“Tentu, dia berani sekali mempermalukan pacarku di sekolahnya, dia memang tampan tapi sangat lemah kurasa.. kalau tidak ada ahjumma tua itu, aku bisa menyakitinya lebih daripada itu!!”

TBC

12 comments on “THE BOYS [part 8]

  1. woa…apaan iniii..
    kyuhyun di keroyok..???
    kemaren chaejin..sekarang kyuhyun..
    mau jadi apa dunia ff ini hah..???#plaaaaakk

    tp ngemeng2…yang terakhir ntu..pasti pelakunya khan..??
    n ada apa sama heechul..??

  2. Kasian Kyu dkeroyok….tega banget sih >,,< againwkwkwkwk

    aishh tuh bajingan mati lo smua….*komporin umin :p

  3. Wah ternyata banyak ya yang melindungi chaejin…… Waaahhh pasti mereka sangat sayang dengan lee chaejin… Thor ceritamu sungguh seru… 😄😄

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s