my wedding [trouble]

Kemaren ada yang request, bikin Kyuhyun-Chaejin bertengkar hebat *lirik yang ngerasa* jadi saya memutuskan untuk bikin hehehe.. tapi, maaf kalo ngecewain.. *bow* selamat membaca dan tetap komen please ^^v

*gambarnya maksa hahahahaha~*pletak*

Chaejin pov

Aku membuka mataku perlahan lalu melihat jam, sudah jam 8 pagi. Astagaa~ kenapa rasanya aku masih butuh tidur? Kalau saja aku tidak memiliki janji dengan Jonghyun untuk mengerjakan tugas, aku pasti akan kembali tidur sekarang.

Hoaaaah pengap! Aku mencari penyebab apa yang membuatku pengap. Cih! Apalagi kalau bukan Kyuhyun yang sedang tidur sambil memelukku seperti guling? sialan! Dia berat sekali.. omo omo! Dia menggesekan kakinya ke kakiku.. kalian tahu? kaki Kyuhyun itu banyak bulunyaa dan ini sangat geli.. hahahahaha~ aissh

“Yak! Cho Kyuhyun.. berhenti menggesek-gesekkan kakimu!! aissh kenapa kau berat sekali?”, dengan susah payah akhirnya aku bisa melepaskan diri dari pelukan Kyuhyun. Hoaaaah~ pengap sekali rasanya.

Aku melirik Kyuhyun yang kini tidur sambil memeluk bantal.

“Kyuuuu kau mau tidur sampai kapan?”

“…”

“Jagiya~ kau masih mau tidur hah?”, Lidahku hampir kegigit saat menyebut kata ‘jagiya’ (–.–) astagaa~ kenapa dia tidur seperti orang mati?

“Aissh.. aku pasti masih bermimpi, Lee Chaejin memanggilku jagiya..”

Mwo?? Okey, aku tahu cara untuk membangunkan si babi pemalas ini. Aku menyibakan selimut, dengan perlahan aku mengelus kaki Kyuhyun. Hehehehe~ kau masih tidak mau bangun Kyuhyun sayang? baiklaaah hitungan ketiga, satu..tiga!

“AAAAAAAW!!! YAK LEE CHAEJIN!! APA YANG KAU LAKUKAN HAH?”

Kyuhyun mengusap-usap betisnya sambil meringis. Aku menatapnya lalu tersenyum puas. Aku tidak tahu kalau mencabut bulu kaki adalah cara yang benar-benar manjur (.___.)a. Sebenarnya, kalau saja dia tidur mangap, akan kumasukan air cabe ke dalam mulutnya!

“Waaah ajaib.. kau sudah bangun! Selamat pagi Kyuuuuu!!”, aku memasang senyum innocent.

“Tidak adakah cara yang lebih manis untuk membangunkan orang hah?”, Kyuhyun masih mengusap kakinya. Sesakit itukah? o.Oa

“Kau berharap aku membangunkanmu dengan cara apa hah? menyiram wajahmu dengan air gula? Aissh~”

Aku hendak beranjak, tapi Kyuhyun menahan tanganku lalu tersenyum. Bisa kukatakan, senyumnya agak mesum. Menyebalkans ekali melihat wajahnya yang seperti itu.

“Chaejin-ah, kau mau mandi? mau kutemani?”

Aissh~ kata-katanyaaaa.. aku menjitak kepalanya keras. Dasar bocah mesuuuum!!

****

Aku menatap Kyuhyun. Kalian tahu? Aku sedang merasa.. jenuh atau bosan. Kalian mengerti maksudku? aku bosan! bisa kalian bayangkan.. dulu aku menikah dengan Kyuhyun tanpa pernah pacaran sekalipun sebelumnya. Dia suami sekaligus pacar pertamaku. Ini rahasia, aku tidak pernah cerita hal ni padanya.

Sekarang aku merasa jenuh. Apakah aku tidak mencintai si bodoh ini? hahahahaha asal kalian tahu, bisa dikatakan aku mencintainya lebih daripada aku mencintai diriku sendiri. Okey, itu agak berlebihan.

Aku melirik ke arah Kyuhyun yang sedang memakan nasinya.

“Kyu, aku.. aku bosan!”

“Kau selalu saja mengeluh seperti itu.. tidak bosan hah?”

“Bukan itu.. maksudku, aku.. aku bosan menjadi istrimu..”

“Ooh, bosan menjadi istriku.. MWORAGO??”

Dia hampir menyemburkan makanan yang sedang dikunyahnya.. jorooook!

“LEE CHAEJIN! KAU SUDAH BOSAN HIDUP HAH?”

Aku menutup telingaku, aissh~ teriakannya bisa membuatku tuli. Kenapa reaksinya berlebihan sekali? Memangnya kata-kataku salah ya? Aku kan hanya mengeluarkan isi pikiran. *ditabok Kyu*

“Tenanglaaah.. kau itu berlebihan sekali! bisakah tidak terlalu dramatis?”

“Bagaimana aku bisa tenang hah? dasar bodoh!! Kau bosan denganku lalu ingin mencari pria lain begitu? Kau membuat selera makanku hilang..”, Kyuhyun berdiri lalu pergi. Uwoooow~ dia itu sensitif sekali sih? aigooo..

****

Hohohoho akhirnya setelah bertarung dengan katel, panci dan semua bahan-bahan, masakan ini jadi juga! Rae eonni tadi bilang, makanan yang dibuat penuh dengan cinta bisa meredakan amarah, aissh~ merinding sekali mendengarnya berkata seperti itu. Baiklah aku harap Kyuhyun suka, bocah autis itu selalu mengomentari masakanku tidak enak tapi selalu menghabiskannya! menyebalkan (–,–)

Aku keluar dari lift dan melihat Heechul oppa sedang berbicara dengan seseorang di telepon. Aku menghampirinya dan ia tersenyum menatapku sambil berbicara ditelepon. Sebenarnya melihatnya sekarang aku masih berpikir dia itu normal atau tidak, ckckck (o.O)

“Oppa, Kyuhyun ada kan?”, tanyaku pelan, sambil menunjuk ke ruangan yang aku tahu adalah ruangan Kyuhyun.

Heechul oppa menjawab pertanyaanku dengan anggukan karena ia masih berbicara melalui telepon dengan seseorang. Itu menandakan Kyuhyun ada diruangannya. Aku membuka pintu ruangan Kyuhyun perlahan, aku akan buat kejutaaan hohohoho. Eh, ada seorang wanita di ruangan Kyuhyun! siapa dia?

Aku memutuskan mengintip dan mendengar percakapan mereka. Kenapa aku jadi seperti penguntit ya? aissh.. mendengarkan sedikit tidak dosa nampaknya hahaha~

“Ka..kabarku baik, kau?”, tanya Kyuhyun gugup sambil menatap wanita itu.

“Kau tahu? aku sangat merindukanmu Kyuu”, Wanita itu.. okey, aku tidak tahu siapa namanya. Wanita itu memeluk Kyuhyun lalu mencium pipinya.

Kyuhyun membalas pelukan wanita itu erat! Huaaaaaaa~ kenapa dadaku sesak melihatnya? padahal biasanya aku biasa saja kalau melihat Kyuhyun memeluk Ahra eonni, Rae Eun eonni atau Seara. Aku tidak sukaaaaaa. Dengan perlahan aku menutup pintu ruangan, dan menatap kotak bekal yang aku bawa. Dasar bocah sialan! mati kau Cho Kyuhyuuuun!!

“Yak! Tidak masuk?”

Uwoooow jantungku!! Aku berbalik dan ternyata Heechul oppa. Sial! dia benar-benar membuatku kaget..

“Aissh.. oppa, kau membuatku kaget!”

“Kenapa kau berdiri disini seperti itu? tidak masuk? Bocah itu sedang tidak ada?”

“Ehmm.. aku ada urusan mendadak, oppa aku titip ini buat Kyuhyun, ada dua porsi didalam! satunya untukmu saja”, aku berjalan menjauhinya dan menuju lift.

—–

Tarik nafaaaas .. hembuskaaan .. tenang Chaejin tenang! aissh kejadian tadi rasanya seperti film yang terus saja diputar dikepalaku. Okey, apakah wajar jika aku tidak suka? eeeeuh dasar Cho Kyuhyun bodoh!!

Aduh, aku bingung. Apa aku telepon Seara? ani.. dia sedang sibuk sepertinya! Aku duduk dibangku taman yang tidak jauh dari kantor Kyuhyun. Memejamkan mataku untuk menenangkan pikiran, tapi film sialan itu berputar lagi dikepalaku. Siapa sih wanita tadi? Huaaaaaa~~

“Kau sudah makan?”, suara seseorang dengan nafas yang terengah-engah, suara yang sangat aku kenal. Aku ingin membuka mataku, tapi entahlah.. aku rasa kalau aku membukanya sekarang dan melihatnya, aku akan menangis. Kenapa aku jadi cengeng seperti ini? eommaaaa eotteohke?

“Kenapa kau disini?”, tanyaku dengan mata yang masih terpejam, akan sangat memalukan jika menangis didepannya (=.=)

“Tentu saja menyusulmu! aku merasa kau belum jauh.. kenapa tidak masuk tadi? bodoh..”

Kau yang bodoh Cho Kyuhyuuun! mana mungkin aku triiing~ tiba-tiba muncul masuk ke ruangan saat kau sedang memeluk wanita itu? Astagaa~ ini benar-benar nyata kan? Kenapa kejadiannya seperti di drama-drama? Aku tidak bisa membayangkan, aku masuk, lalu kau terkejut.. aku berlari, kau mengejarku dan aku tertabrak mobil saat menyebrang jalan.. uwooooow menggelikan!!

“Tumben sekali membuatkanku makan siang? kkaja.. kita makan bersama”, ucap Kyuhyun girang, lalu menarik tanganku berdiri.

“Yak! itu kan untuk Heechul oppa, kenapa kau bawa??”

“Dia ada janji makan siang dengan pacarnya, lagipula kau kenapa kerajinan membuatkannya bekal juga hah?” ucapnya. Aissh kenapa kau tidak makan bersama wanita itu saja hah? menyebalkan!

Kyuhyun menarik-narik tanganku,”Kenapa kau memejamkan matamu seperti itu? ayo buka matamu!”

“Sireo! kau makanlah sendiri.. aku ada urusan penting”

“Chaejin-ah kau sakit?”, Kyuhyun menempelkan keningnya dikeningku.

Kau!! karena kau aku seperti ini, huaaaaaa eotteohke? kalau aku membuka mataku, lalu menangis? itu memalukan!

“Baiklah, aku akan makan ini! kau tidak mau menciumku sebelum aku pergi?”

“Yak! jangan bertindak mesum seperti itu atau aku akan berteriak!”

Kyuhyun mengecup pipiku dan sepertinya langsung pergi. Aku membuka mataku perlahan, tuh kaaan.. kenapa aku menangis ya?

****

Aku menatap ice coffee-ku, lalu Jonghyun yang ada di hadapanku. Sekarang aku sedang berada di cafe bersama Jonghyun. Dia sedang sibuk mengetik di laptopnya, sementara aku? aku hanya bisa menontonnya mengetik tugas. Menyedihkan sekali aku hari ini,ย  rasanya mood-ku benar-benar rusak (T.T)

“Chaejin-ah.. gwaenchanayo?”

“Hahahaha ne, nan gwaenchana, waeyo? sekarang biar giliranku yang ketik..”

“Tidak perlu, ini sudah selesai.. kau habis menangis? ada masalah apa? kau bisa cerita padaku kalau kau mau!”, Jonghyun menatapku, raut wajahnya membuatku sedikit tenang. Apakah aku harus menceritakan masalahku padanya? kalau aku cerita, sepertinya dia akan menertawakan aku, aissh ini kan konyol sekali memang, aku cemburu?

Jonghyun menggenggam tanganku. Uwoooow kesambet apa dia hah? Dia menatapku dan sialnya wajahku pasti merah. Siapapun yang ditatap seperti itu tidak akan mungkin wajahnya tidak akan merah.

“Chaejin-ah, kau tahu? aku.. sebenarnya aku.. aissh~ kenapa susah sekali ya? hahaha”

Aku menatapnya bingung, apa yang mau dikatakannya?

“Lee Chaejin!! ini yang kau sebut urusan penting hah?”, Aku menoleh kesamping, Astagaa~ Kyuhyun kenapa dia ada disini? Dia menatapku garang lalu melirik Jonghyun. Baru pernah aku melihat ekspresi dia yang menakutkan seperti ini. Aku lebih suka melihat ekspresi bodohnya daripada ini.

Okey, aku baru sadar! Kyuhyun kemari bersama wanita menyebalkan tadi. Wanita yang tadi seenaknya cium-cium pipi suami orang. Dia ini suamikuuuuu~

“IKUT AKU!! DAN KAU.. DIA ISTRIKU!!”, Kyuhyun menunjuk ke arah Jonghyun lalu menarik tanganku dengan kasar. Aku menyambar tasku lalu tersenyum sebentar ke arah Jonghyun. Aissh dia ini apa-apaan sih? membuatku.. takut!

—-

Aku duduk disofa dan menaruh tasku di meja. Aku bersyukur masih hidup Ya Tuhaaaan. Bocah itu benar-benar sudah bosan hidup! Bagaimana bisa dia menyetir seperti itu hah? dia pikir dia itu pembalap hah? mau menyaingi michael schumacher? Aigoo~ lebih parah dari itu, kenapa sikapnya menyebalkan seperti itu? Okey, bukan menyebalkan tapi menakutkan!

“Cho Kyuhyun.. kau ini apa-apaan sih? itu memalukaaaan!!”

“Kau itu hampir berselingkuh dibelakangku!!”

Mwo?? kalau aku hampir berselingkuh lalu dia apa hah? setidaknya Jonghyun tidak pernah mencium pipiku.

“Jonghyun itu menyukaimu! Kau tahu tidak? bodoh!!”

“Kau itu lebih tua dariku.. dewasalah sedikit, Itu tidak mungkin!”

“Jadi maksudmu aku kekanakan hah? aku ini suamimu! kau tidak tahu perasaanku hah? Kau ini benar-benar bodoh!!”

“Kenapa kau menaikan nada suaramu hah? perasaanmu? lalu bagaimana dengan perasaanku hah? kalau aku hampir berselingkuh lalu kau apa hah? bodoh katamu? ya, aku memang bodoh! AKU BODOH KARENA BISA TAHAN DENGAN ORANG MENYEBALKAN SEPERTIMU!!”, huaaaaa~ Kyuhyun bodoh!! bagaimana ini, jangan menangis.. jangan menangis..

Kyuhyun menatapku dan aku bingung dengan arti tatapannya. Tapi, apa dia tahu bagaimana perasaanku sekarang? kenapa dia bisa begitu egois padahal aku juga kan seharusnya kesal karena kejadian tadi siang!

“APA MAKSUDMU BERKATA SEPERTI ITU? JADI KAU BENAR-BENAR BOSAN DENGAKU?”

Aku menarik nafas perlahan, “NE! AKU BOSAN! KAU ITU SANGAT MENYEBALKAN!! AKU INGIN SEKALI CERAI DARIMU CHO KYUHYUN!”

“MWO? JADI KAU MEMILIH SI JONGHYUN ITU HAH? CIH! WANITA MACAM APA KAU?”

“KAU BENAR-BENAR BOCAH MENYEBALKAN CHO KYUHYUN!! KEUREOM.. KENAPA TIDAK JIKA DIA TERNYATA LEBIH BAIK DARIPADA KAU? DASAR ABNORMAL! BODOH!”

Okey, aku benar-benar tidak tahan ingin menangis, tapi tidak di depan Kyuhyun, ini memalukan. Huaaaaa gengsiii~ Dengan cepat aku meninggalkannya yang duduk diam. Sepertinya dia masih agak kaget dengan kata-kataku. Jangankan diaaa.. aku juga kaget!! Aku masuk ke kamar tamu, memikirkan apa yang baru saja terjadi. Aku mencubit tanganku, Ini bukan mimpi kan? Ini pertama kalinya aku bertengkar cukup hebat dengan Kyuhyun, dan apa yang tadi aku bilang membuatku agak shock. Cerai?Kenapa jadi begini?? ini pasti karena aku ngomong sompral tadi pagi huaaaaaa~

****

Kyuhyun pov

 

Aku tidak bisa tidur semalaman, aissh~ Cerai? astagaa tidak pernah terpikirkan olehku akan muncul kata-kata itu. Semua ini gara-gara si brengsek itu! Tahukah dia Chaejin sudah menikah hah? berani-beraninya memegang tangan Chaejin seperti itu.

Aku menghela nafas panjang lalu menatap cincin di jari manisku. Apa aku harus minta maaf? entahlah.. aku kan tidak salah, suruh siapa bermesraan seperti itu dihadapanku hah? Aku tidak suka! Baiklah, kesalahanku hanya sedikit.

Aku menatap ponsel, fotoku dan Chaejin. Perasaanku tidak enak harus seperti ini, apakah ini akan berlangsung lama? aku tidak tahan jika harus berlama-lama seperti ini. Apa dia akan menghubungiku? Aissh~ tidak, bertengkar saja dia tidak mungkin sering menghubungiku apalagi sekarang?

HA HA HA bagus! Aku tidak bisa konsentrasi. Dasar Lee Chaejin bodoh! Kenapa dia terus-terusan mampir di otakku hah? rasanya aku ingin mengunyah kertas-kertas sialan ini. Ck! (–..–)

“Kyu kenapa mukamu jelek seperti itu?”

Hyukjae hyung menghampiriku. Sial! Dia datang disaat yang tidak tepat, mereka pasti akan menertawakanku habis-habisan (–.–)

“Dongsaeng-mu membuatku gila! semalam kami bertengkar aissh~”

“Sungmin?”

“Aissh~ adik dan kakak sama saja.. susah sekali berkomunikasi dengan kalian.. yak! yang istriku itu Chaejin..”

“Ooh, bukankah kalian memang sering bertengkar?” Hyukjae hyung duduk di hadapanku.

“Ne, tapi ini tidak seperti yang biasanya, dia tidak keluar kamar dan bahkan.. menangis!”

“Mwo?? ehemm.. ehmm.. baiklah Kyu, walaupun dia adikku, tapi aku ini netral! Itu urusan kalian dan aku tidak mau ikut campur, kurasa.. sekali-kali bertengkar seperti ini perlu! Sebagai senior yang berpengalaman.. kau akan tahu kenapa aku berkata seperti ini hahahaha”

“Kau ini bertele-tele sekali.. ditambah lagi, ini pasti ada hubungannya dengan ide gilamu kemarin! Dia bukannya cemburu, tapi malah menyebut kata cerai! eotteohke hyung?”, ini mungkin memalukan dan agak cengeng kedengarannya, tapi aku takut membayangkan hal itu benar-benar terjadi.

“Jinja? kau sendiri kan yang bingung karena Chaejin bilang bosan dan meminta pendapat kami.. huahahahaha adikku keren sekali!! Dia bisa membuatmu stress seperi ini.. adikku benar-benar hebat!”

Aku menjitak kepalanya, dasar bodoh! seperti yang kuduga si yadong ini menertawakanku, sialan!

“Yak! apa mak.. aissh~”

Ponselku berbunyi. Kulihat nama Seara di LCD ponselku, Ya Tuhan.. belum genap 24 jam aku bertengkar seperti itu dengan Chaejin, aku sudah gila! Ada apalagi sekarang? mood-ku tambah tidak baik.

“Seara-ya, waeyo? mwo??”

****

Chaejin pov

Aku membuka mataku perlahan, rasanya badanku lemas sekali.. aku melihat Kyuhyun menatapku, apa aku bermimpi? Dia tampak khawatir, tapi kenapa mukanya seram sekali hah? Aku ingat, tadi aku hampir pingsan gara-gara.. kelaparan? aissh~ tidak elit sekali!

“Yak! kenapa kau ada disini hah? kenapa mukamu galak?”

Kyuhyun memelukku erat. Omo! nafasku! nafasku! dasar bodoooh.. Aku menjitak kepalanya, dia melonggarkan pelukannya tapi masih tetap memelukku. Oh ya, aku kan sedang bertengkar dengannya, hampir saja aku melupakan sesuatu yang penting itu.

Bocah itu melepaskan pelukannya lalu menatapku garang, apalagi salahku kali ini hah? lama-lama aku bisa masuk rumah sakit jiwa!! harusnya kan aku yang marah!!

“YAK!! Kenapa kau bisa tidak makan sejak kemarin siang hah? ingat sakit maag-mu hah?”

Aku menatapnya, suruh siapa kemarin menarik tanganku dari cafe hah? aku kan belum makan siang jadinya.. daaaaan ingatkah kita kemarin bertengkar hebat hah? tahukah siapa yang menyebabkanku tidak nafsu makan hah? Bodooooh!!

“Ingat siapa yang menarik tanganku dari cafe hah? pesananku belum datang dan akau sudah menarikku keluar! bocah menyebalkan!!”

“Mianhae..”, Kyuhyun menatapku. Haduuuh sialan! setiap ditatapnya seperti itu jantungku berdebar-debar.

“Kau memang salah dan menyebalkan! Jangan harap aku mudah memaafkanmu kali ini, kau memarahiku gara-gara Jonghyun.. tapi kau sendiri tidak berkaca kalau kau juga sama saja.. bodoh!!”

“Mwo? Dengar Lee Chaejin yang bodoh, aku minta maaf bukan karena menarikmu dan hampir memukul Jonghyun, tapi karena aku merasa bersalah mengerjaimu saat kau mengantarkanku makan siang!! Jangan harap aku meminta maaf karena pria itu.. menjijikan!!”

“Kau mengerjaiku?”

“Kejadian yang kau lihat itu, itu ide Hyukjae hyung, Heechul hyung dan Rae noona, wanita itu hanya temanku saja. Lagipula kau tahu bagaimana perasaanku saat kau bilang bosan menjadi istriku? Rasanya.. sangat tidak enak! Apalagi saat kau bilang cerai, kau benar-benar ingin membuatku mati kena serangan jatung atau depresi hah?”

“MWO?? jadi sebenarnya kita bertengkar karena hal yang tidak jelas dan tidak penting?”, Aku hendak menjitak kepala si babi bodoh ini, tapi dia menahan tanganku. Apa yang ada diotaknya setuju dengan ide autis para orang gila itu hah? dasar pasangan monyet abnormal dan Heechul oppa? aku masih ingat ulahnya saat valentine waktu itu! Aissh~

“Tidak jelas? bodoh! Sudah sangat jelas, kau itu bilang bosan menjadi istriku, lalu bermesraan dengan Jonghyun dan ingin cerai denganku! itu inti permasalahannya..”

Aku akui, aku salah mengatakan bosan, tapi perlukah dia setuju mengerjaiku seperti itu? dan dia membiarkan dirinya dicium oleh wanita lain. Cih!

“Kau juga salah besar Cho Kyuhyun! Kenapa kau menyetujui ide gila itu hah? kau ini benar-benar menyebalkan! lagipula, kenapa kau tiba-tiba muncul di cafe?”

“Jadi, kau berharap aku tidak muncul agar kau bisa berciuman dengannya hah? aissh..”, Kyuhyun membuang wajahnya.

“Hey hey hey.. yang dicium pipinya itu siapa hah? jika bukan karena itu, aku tidak akan sedih dan Jonghyun tidak perlu menghiburku!”

Kyuhyun tersenyum menatapku, dia memamerkan senyum kemenangan yang menyebalkan. Amat sangat menyebalkan kurasa..

“Kau sedih? demi apa? kau bisa menciumku sesukamu Chaejin sayang! HA HA HA”

Aku melempar bantal tepat ke wajahnya. Bagaimana bisa dia berkata seperti itu? Tunggu, apa ini artinya kita baikan? Aku memeluk Kyuhyun erat. Huaaaaaaa~ aku janji Ya Tuhaan, aku tidak akan berkata aneh-aneh seperti itu lagi. Sebenarnya aku masih kesal dengannya karena mengerjaiku dan itu tidak lucu, tapi aku tidak tahan bertengkar seperti ini lama-lama.

Kyuhyun melepaskan pelukanku lalu tersenyum, senyum favoritku. Dia mendekatkan wajahnya dan menciumku. Dia mencium bibirku lembut dan bibirnya hangat. Aku membalas ciumannya. Rasanya jantungku berdebar-debar.

“Kau demam..”, ucap Kyuhyun disela-sela ciumannya. Aku melingkarkan tanganku di lehernya. Ini di kampus, tapi disini kurasa tidak ada yang akan melihat kami.

Aku memeluk Kyuhyun, dan aku bisa merasakan nafasnya dileherku. Kyuhyun tersenyum lalu menciumku lagi, rasanya manis sekali. Aku merindukannya.

“Kalau dengan posisi seperti itu, kau akan pegal Kyu! aissh~ kau harus belajar banyak denganku!! hahahaha~ tidak terlalu seru, kalian lanjutkan dengan benar ya..”

Uwooooow.. refleks aku mendorong tubuh Kyuhyun. Selalu seperti ini. Siaaaaal!!

“LEE HYUKJAE! KELUAR KAU!!”, bentak Kyuhyun. Memalukaaaaan (o////o)

END

 

Baca berkali-kali dan hasilnya tetep geje. Astagaa.. kapan ff bikinan saya bisa normal? ini jadinya malah sinetron banget (.___.)v maaf buat yang kecewa, buat sequel selanjutnya saya akan berusaha lebih baik lagi (T.T)

 

kritik dan saran saya terima asal jangan bashing *wink* gomawoo~

27 comments on “my wedding [trouble]

  1. Baca ff ini brkali2 dan hsilnya tetp geje. (itu benar!!)

    kpan ff bikinan eonie bsa normall ??
    Y amphun eonnie, klo ff bikinand eonie ampe normal.. Itu artinya gravitasi bumi bntar lgi brubah.. Wkwkwkw~ (apasieh)

    ak lbh ska ma ff yg kya gini, crita ny ringan & nghibur.. Cara nyeritaind ny jga. Suka suka suka ! ^^ kekeke..
    Smangat bwt crita my wedding yg lain !
    I’m wait.

  2. huahaua
    Aku suka ceritanya
    Kyuuuu jgn ikutan yadong kya hyukkie
    Kasian dirimu klo dracuni oleh otak mesum hyukkie

  3. Uwwooowww hhuuaaaaaa selalu kata itu muncul, ciri khas nie, ahaha…

    Ide monkey couple itu hampir membahayakan adik’a. Hoho…
    Kyu slalu sja mesuk. Eh tp chaejin jg dink ^_~
    kpn ya KyuJin punya anak? Hhe :p

  4. First, maaf ya eon baru komen disini._.
    Soalnya part-part sebelumnya pada bagus bagus semua. Jdi gatau mau komen apa.
    Nah kalo yg ini, aku gatel bgt pgn komen.
    Setelah dibaca, ternyata part ini banyak banget mengandung kata ‘hah’. jujur aku jdi aneh sendiri bacanya._. Hehe._.v
    Udah sih itu doang. Adegan berantemnya kurang greget sih, tpi cukuplah. Soalnya klo sampe beneran cerai kan berabe-_-
    Sekian komen gaje saya^^

  5. Hohoo daebak daebak
    aku cukup kaget waktu chaejin bilang ‘bosan’
    secara kisah mereka tdk prnh sepi dan selalu menarik apalagi selalu ada kyu wakakakakakkkk

  6. Ternyata ide dari kakak ipar buruk sekali, kasihan Kyu oppa jd menyesal u ngerjain Chaejin krn istrinya blg ia sdg merasa bosan, Kyu oppa pasti kaget krn kata cerai yg justru ia dapat dan ia tdk menginginkan itu terjadi

  7. Deg degan tau gg baca nya , sumpah deh , gpp seh ada konflik jga tp yg kayak gni seru , gg terlalu nyesek seh ^^
    untung deh dorky couple nya kagak cerai , haa

  8. wkwkwk,biarpun brntem akhrny pst bkal sweet….i love kyu,,,ups salah,i love this couple..hehehe…
    ya!lee hyuk jae,bnr2 iseng nya gk ktulungan!!! ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s