my wedding [fight!]

my_wedding_fight!

Kyuhyun pov

Aku mengerjapkan mataku dan tidak ada Chaejin disebelahku. Tadi malam aku tidur sendirian, karena dia harus menginap di rumah temannya karena tugasnya sedang banyak. Akhir-akhir ini dia sering uring-uringan karena tugasnya banyak. Aissh~

Hoaaaaah bagaimana nasib sarapanku hari ini? tidak ada dia rasanya aneh, kenapa tidak ajak saja temannya mengerjakan tugas disini?

Aku memungut pakaianku, memakainya, lalu ke dapur. Tidak ada makanan di kulkas? Demi apa? Lee Chaejin.. mati kau! Aku mengambil cardiganku, terpaksa mencari makan di luar. Yang enak makan apa ya? Aissh.. merepotkan (–..–)

Aku keluar apartemen dan uwooooow siapa dia? Kenapa mengenakan baju tidur seminim itu? Memangnya tidak dingin? Ck! Aku yakin, Chaejin tidak akan mungkin mau mengenakan baju seperti itu.

“Annyeong.. Kyuhyun-ssi?”, sapanya.

“Ne.. siapa kau?”

“Namaku Tiffany.. aku baru pindah kemarin lusa, mau kemana pagi-pagi seperti ini?”

“Aku mau mencari sarapan..”

“Bukankah kau sudah menikah? Mana istrimu? Kalian sedang bertengkar?”

Dari nadanya kenapa dia terdengar sangat sumringah seperti itu? Aneh (==’)

“Ani.. istriku sedang menginap dirumah temannya, nanti sian juga dia pulang!”, ucapku datar.

“Mm.. bagaimana jika kau sarapan di apartemenku?”

Dia menggandeng lenganku. Agak risih, tapi baiklah, sarapan gratis, tanpa ada kebakaran dan tanpa mengeluarkan uang. Aku pintar kan? *tabok*

Chaejin pov

Aissh~ rasanya punggungku remuk. Pegal sekaliiii~ kalian tahu? Aku tadi tidur jam 2 pagi karena tugas sialan itu dan sedikit mengobrol juga sebenarnya. Aku menginap di rumah temanku Hyeon Seok dan ada Jonghyun juga. Kalau Kyuhyun tahu, aku bisa langsung diseret pulang lalu bagaimana nasib tugasku nanti kalau itu terjadi?

Sebenarnya aku akan pulang nanti, tapi aku takut apartemen kebakaran karena dia memasak sarapan. Aissh~ tidak lucu jika aku datang tiba-tiba banyak pemadam kebakaran disini (–.–)

Ting! Pintu lift terbuka, hoaaaaah~~ aku butuh tidur!!

Omo! Itu Kyuhyun? Dengan siapa? Dengan cepat aku bersembunyi dibalik tembok dan melongokkan sedikit kepalaku. Apa aku terlihat seperti penguntit?

Seorang wanita cantik dan terlihat sangaaat.. sexy sedang berbincang-bincang dengan Kyu. Uwoooow lihat pakaian tidurnya.. sangaaat sexy –pakaian yang aku bersumpah tidak akan pernah memakainya–  dan dadanya? Okey, 180 derajat sangat berbeda denganku. Cih! Aku tidak bisa mendengarkan percakapan mereka, sial! Wooooow kenapa dia menggandeng tangan Kyuhyun seperti itu?

Kyuhyun masuk ke dalam apartemen wanita itu dan aku hanya bisa cengo melihatnya dari sini seperti penguntit. Aissh~ (._____.)

****

Aku mengerjapkan mataku. Badanku rasanya benar-benar pegal. Omo! Aku ketiduran di sofa?? Saking kesalnya menunggu Kyuhyun pulang aku malah ketiduran. Hoaaaaaah mana si bodoh itu? Apa dia masih di apartemen wanita itu?

“Kau sudah bangun? Kau pasti begadang kan?”

Kyuhyun keluar kamar sambil mengeringkan rambutnya yang basah. Dia duduk dihadapanku, aku bisa mencium wangi sabun dari tubuhnya dan aku suka melihatnya dengan rambut yang basah. Aduh, aku jadi berdebar-debar.

“Kau tadi darimana”

“Sarapan, wae? Kau sudah sarapan?”

Aku menggeleng, tentu saja aku belum sarapan bodooooh! Niatku pulang pagi itu untuk membuatkanmu sarapan, tapi kau keburu sarapan di rumah wanita yang.. entahlah! Terlalu sempurna digambarkan sejujurnya. Dia cantik, kakinya bagus, tubuhnya sexy, idaman semua pria sepertinya.

“Di apartemen sebelah? Dia tetangga baru? Kau sarapan apa disana? Dia sudah menikah?”

“Kau ini bicara apa sih? Hahahaha bodoh! Jadi kau lihat? Ne.. dia baru pindah kemarin, namanya Tiffany, dia belum menikah dan tadi aku sarapan nasi goreng disana! Setelah makan aku langsung pulang dan mandi. Apalagi yang mau kau tanyakan?”

Kyuhyun tersenyum lalu mendekatkan wajahnya ke arahku, refleks aku memundurkan kepalaku.

“Hanya itu?”

“kereom.. kau berharap aku melakukan apa hm?”

“Kau tidak tergoda melihatnya? Dia itu kan sangat cantik dan tubuhnya.. WOW!”, aku membulatkan kedua mataku.

“Biasa saja.. dia tidak menarik!”, Kyuhyun menyandarkan tubuhnya di sofa lalu menyalakan TV.

Dia tidak tertarik? Aissh~ apa benar? Dia normal kan? Maksudku, walaupun aku berharap dia tidak suka, tapi agak aneh kan jika dia tidak tergoda melihat.. siapa tadi namanya? Tiffany. Okey, Tiffany yang cantik dan sexy.

Aku menoel-noel tangan Kyuhyun, “Kau normal kan?”

“MWORAGO?? Lee Chaejin.. ini sudah ke..entahlah, kesekian kalinya kau meragukan kejantanku. Kau pikir aku ini pria apa hah?”

Kyuhyun mencengkram kedua lenganku, reaksinya membuatku kaget! Dasar bodoooooh.. kejantanannya? Omo! Aku tidak bilang seperti itu kan?

“Slow okey..slow.. aku hanya bertanya, kau tahu? Kalau Hyukjae oppa kan reaksinya akan berbeda kurasa, lagipula kan..kau.. “

Kenapa bahasaku jadi berbelit-belit seperti ini sih? Baiklah, intinya aku sedikit cemburu! Tapi kenapa susah sekali mengungkapkannya ya? Apakah wajar?

“Itu karena memang otak oppa-mu sangat yadong! Lagipula yang tidak normal itu kau! Bagaimana bisa kau bertanya seperti itu pada suamimu yang sudah sangat baik tidak tergoda pada wanita lain.. aaaah aku bingung dengan kadar kebodohanmu yang semakin parah!”

Aku menatap Kyuhyun garang, sedangkan dia sudah mengalihkan pandangannya kearah TV. Menyebalkan! Tapi kenapa aku senang mendengar jawabannya ya? Kurasa kali ini dia benar. Hahaha Cho Kyuhyun, aku mencintaimuuuu..

“Kenapa senyum-senyum?”

“Mwo? aku.. aku lapar!”, Sial! Memalukan!! (o///O)

****

Ini adalah hal yang tidak aku suka, membuka kulkas dan kosong! Okey, aku harus belanja sendiri karena si bodoh itu lebih memilih main games. Seandainya bisa, aku ingin membuat dia amnesia sehari saja pada games-nya yang terkadang menyebalkan itu. Aku serius, itu sangat menyebalkan!

Aku kembali dengan dua kantong belanjaan di tanganku. Kurasa ini cukup untuk persediaan makan selama seminggu. Hohohoho~ awas kalau dia memakan cemilanku! Aku memencet tombol lift, aissh~ masih di lantai 35 (–.–)

“Kau Lee Chaejin?”

Aku menoleh kepada seorang wanita disebelah yang menyapaku, mm.. butuh waktu 5 detik untuk ingat kalau wanita ini wanita yang tadi mengajak Kyuhyun sarapan. Tenang  bersikaplah manis Chaejin.. tunjukkan kau itu adalah tetangga yang baik hati! hohoho

“Annyeonghasseyo, Ne.. kau tetangga baru itu kan?”

“Ne, Oh iya, suamimu tampan..”, ucapnya. Dengan cepat aku menoleh ke arahnya, bilang apa tadi dia? Kyuhyun tampan? Aku tidak salah dengar kan?

“Mwo? Hahahaha dia tampan? Kau tidak salah?”

Kyuhyun tampan? Masa iya? Tapi memang sih, terkadang dia tampan! Aissh~ Apa maksudnya berkata seperti itu? Dia baru kenal Kyuhyun kan? uwoooow wanita aneh!

“Kau beruntung memiliki suami yang tampan seperti dia, tapi dia bodoh karena menolakku tadi..”

Uwoooow, apa aku tidak salah dengar? Menolak? Ehmm..  tidak ada yang boleh bilang Kyuhyun bodoh selain AKU!

“Kau ditolak? Demi apa? HAHAHA”

“Dia bodoh karena lebih memilihmu..”, ucapnya datar.

“MWO?”

“Kau tidak ada apa-apanya dibanding aku! Lihat tubuhmu, wajahmu.. hahaha menyedihkan!”

Aku melihat pantulan diriku di lift, seperti yang tadi aku bilang, aku dan dia memang 180 derajat berbedaaaa!! Okey, dadaku tidak sebesar dia,  kakiku tidak sejenjang itu, daaaan akhir-akhir ini aku banyak ngemil nampaknya. Tapi perlukah dia berkata seperti itu pada orang yang baru dia kenal? Terlalu to the point kurasa dan MENYEBALKAN!

“Wae? Kau marah aku berkata seperti itu?”

Aku menarik nafas panjang dan tersenyum, “Anio~ aku tidak marah.. hanya saja, tidak ada yang boleh bilang Kyuhyun bodoh selain AKU! KAU DENGAR?”

Pintu lift terbuka, aaaaaargh membuat mood-ku rusak! Omo.. dia menjambak rambutku. Dia gila? Atau mabuk? Tidakah kalian merasa wanita ini aneh?? Tiba-tiba berkata seperti itu lalu sekarang menjambak rambutku. Baiklah.. tidak ada lagi tetangga yang manis dan baik hati!! Dengan cepat aku menginjak kakinya lalu menjambak rambutnya. Aissh~

“KAU GILA?”, bentakku.

Tiffany, dia mendorong tubuhku dan dia menampar wajahku keras. Aku balas mencubit pipinya keras-keras. Astagaa dia mencakarku! Kukunya seperti tante-tante (TT__TT)

****

Huaaaaaaaa~~ wanita menyebalkan! Kalau saja tadi Kyuhyun tidak datang lalu membopongku pergi, aku pasti sudah menang 2 ronde dari wanita gila itu!! Aku melirik Kyuhyun yang datang membawa kotak P3K dan baskom berisi air es untuk kompresan. Dia duduk dihadapanku dan menatapku garang. Mukanya galak sekali  (.___.)

“Lihat dirimu sekarang.. kau berkelahi? Aigoo~ siapa yang bocah sekarang?”, Kyuhyun meraih lenganku dan menutulkan kapas *halah* yang sudah diberi rivanol sambil meniup-niup lenganku. Kuku wanita itu panjang-panjang, sial! Dia mencakarku dengan sadis.

“Uwooooow.. pelan-pelan Kyuuu, ini perih dan aku tidak bohong!”

“Memang siapa yang menyebutmu bohong? Kenapa berkelahi? Kau pikir kau ini atlet taekwondo?”

“Dia menyebutmu tampan dan..”

“Jadi kau marah karena suamimu disebut tampan? Huahahahaha~ bodoh!”, Kyuhyun meniup-niup lukaku. Periiih~

“Mwo? Aku tidak marah dia menyebutmu tampan karena kau itu tidak tampan! Catat itu! Aku marah karena dia menyebutmu bodoh!!”

“Bukankah kau juga sering menyebutku bodoh?”

“Karena itu.. hanya aku yang boleh menyebutmu bodoh!”

Kyuhyun diam menatapku, kenapa dia menatapku seperti itu? dia marah? Okey, kali ini kelakuanku memang abal-abal. Aku berkelahi karena hal yang tidak jelas. Mmm.. ralat, tapi karena wanita menyebalkan yang tiba-tiba bilang Kyuhyun bodoh karena memilihku, apa kalian akan melakukan hal yang sama? Sepertinya aku yang terlalu berlebihan.

“Kau bertarung cukup sengit sepertinya, lihat lukamu.. aissh~”

“Ne, kau tahu? aku beruntung karena dia tidak berpikir menggunakan high heels-nya untuk memukulku!”

“Hahahaha kau benar-benar Chaejin-ku yang sadis!”

“Kau juga Kyuhyun-ku yang bodoh! Kenapa kau menolah wanita secantik dia? Tapi tidakkah kau merasa dia agak.. tidak waras?”

Aku menatapnya. Cho Kyuhyun.. sekali ini kumohon, jawablah pertanyaanku dengan baik dan benar. Kali ini, aku bertanya serius, sungguh! Aku tidak bohong!

“Entahlah.. dia terlalu sexy untukku hahaha lagipula memangnya aku ini pria hidung belang?”, Jawaban macam apa itu? Aissh (–.–)

“Kau pria berjerawat dengan hidung polkadot! Aaah sudahlah.. dasar bodoh!”, dia menekan kapas dengan keras di lukaku. Huaaaaaaa~ aku menjitak kepalanya keras.

“Kau tidak berpikir untuk mengenakan baju tidur seperti itu juga kan?”

“Seperti Tiffany? HAHAHA Jangan pernah berharap.. cukup sekali saja aku memakai itu dulu!”

“Kapan kau mengenakan yang seperti itu?”

“Ingat gaun tidur pemberian Ahra eonni dulu?? Aaah sudahlah.. tidak usah dibahas!”

Kyuhyun tersenyum lalu mengambil handuk  kecil dari dalam baskom. Dia memegang leherku, lalu mengompres pipiku yang agak memar karena tamparan Tiffany tadi. Mengerikan.

“Bibirmu berdarah? Sakitkah?”, tanyanya. Aku menggeleng, karena ini memang tidak terlalu sakit. Masih lebih sakit cakaran yang ada dilenganku sebenarnya.

“Pejamkan matamu.. aku jadi grogi berhadapan dengan wajahmu!”, bentaknya. Mwo? Grogi? Aissh~ dasar bocah bodoh! Itu sama sekali tidak ada hubungannya kan? Aku memejamkan mataku.

Omo! Kyuhyun mengecup ujung bibirku yang luka. Aku membelalakan mataku, agak berlebihan memang. Uwooooow mukaku pasti merah!

“Pasti akan cepat sembuh! Hahahaha~ Chaejin-ah, aku lebih memilih kau karena kau jauh lebih baik darinya, kau hanya terbuka padaku Chaejin sayang.. hanya  untukku!”

Kyuhyun mengecup pipiku lalu mengambil baskom dan pergi ke dapur lalu tertawa keras. Tunggu, apa maksudnya tadi? Terbuka? Untuknya?

“Cho Kyuhyuuuuuun!! Apa maksudmu hah? Bodohhh!!”

END

34 comments on “my wedding [fight!]

  1. Gua Enpi mameeeennnn….
    tapi bukan enpi pengen sama Kuyun, tapi sama donghaeeee.. #mesum
    buat author, thank’s udah ngubuat ff yang romantis tapi humor ini…
    terhibur sayaaa…
    hahahha
    #wings

    • *pegangin nanda* istighfar nak.. istighfar kekekekeke~
      jangan guling2 ke seoul, kejauhna nda..
      ke bandung aja sini sini😄 *gubrakk*

      makasih udah baca say :*

  2. jadiiii salah satu cara menyembuhkan luka dicium kyu? (mupeng gaje)
    owowow fany fany tifany kenapa jadi sadis disini (sonye ngga rela.. T^T)

  3. Udh baca kebrp kali yah?? ratusan *lebay*
    pairing plg favorit saia “kyujin couple”,udh baca banyak ff kyu dgn OC tentunya (anti pairing sesama artis) tp kyujin plg menghibur,plg klik,ngerasa cewe yg karakternya pas bwt kyu ya chaejin ini.
    tau ga walaupun kalian pasangan abal tp saia envy berat. jd sering ngebayangin punya suami kaya kyu spertinya kehidupan pernikahan bs seseru+semanis itu.. hwuaaaa envy envy *peluk kyujin*

  4. Eaaaaaaaaaaaaaa,,,,,,,,,
    tpi emg iya kan y,,,kyu ppa no 2 dlm dftar artis SM yg sring nnton yadong==’
    aigooo oppa,,,wajahmu ternyata berbeda dri klakuanmu==’
    hehehehe

  5. Ya ampun
    sampe berantem bgtu
    ya emang sih, yg salah si tiffani lah. Dia duluan yg mulai
    hrsnya chae jedotin aja pala tiffani ke dinding lift wakakakakkkk

  6. Kyu oppa you’re words very sweet and so melted.. Chaejin tdk terima suaminya dihina wanita lain apalagi yg terlihat jelas ingin merebut Kyu oppa

  7. ehhh bentar ada yg lewat ya tdi mbak” gaje , hehehee ^^v
    jiah kyu bagus bagus km kuat dengan godaan (y)
    hayoo laki” mana yg bs tahan liat cwe sexy gtu :3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s