my wedding [part time!] #1 – PG15

Hollaa~ author sarap posting ff lagi, dengan cerita yang sama gak jelas dan gak nyambung seperti ff yang kemaren. Ini juga dibuat untuk memenuhi permintaan readers yang lagi-lagi berbaik hati menanyakan kapan dan menyemangati saya untuk publish ff ini. Lagi-lagi kalian membuat saya terharu :’)

Okey, saya tahu ini abal, but.. enjoy it!

mywedding_kyujin_parttime

Chaejin’s pov

Annyeong.. lama tidak berjumpa. Bagaimana kabar kalian? Kuharap kalian tidak sedang flu sepertiku. Huhuhu ini sangat menyiksa! Aku harus bekerja dan flu ini menyusahkan. Ah, kalian harus tahu! Sudah hampir dua bulan ini aku bekerja paruh waktu di sebuah coffee shop.

Cho Kyuhyun? Awalnya dia tidak mengizinkanku tapi aku harus harus harus bekerja part time karena sesuatu dan dengar, aku tidak akan memberitahu kalian! Aku tidak akan memberitahu kalian kalau uangnya nanti akan aku belikan jam tangan dan dasi yang entah kenapa harganya sangat mahal itu! Err..okey, aku baru saja memberitahu alasannya. Ayolah, tidak lucu kan jika aku meminta uang pada Kyuhyun untuk membelikannya kado atau menggunakan uang yang dia berikan untukku? Dan lagi tidak berkesan jika aku menggunakan uang dari orangtuaku.

Entahlah, sepertinya ada err.. kepuasan tersendiri membelikan sesuatu untuk orang yang kau err.. sayang dengan menggunakan uang hasil usahamu sendiri bukan? Hey, apa aku terlihat keren saat mengatakannya? Hohoho.

“Ah, selamat datang.. Anda ingin pesan apa?”

Oh! Dia datang lagi! Kalian tahu? wanita ini menurutku cantik dan sangat ramah. Beberapa hari ini dia sering kemari dan ah, lihat style-nya.. benar-benar wanita karir masa kini kan? Blezer berwarna biru tua, dengan kemeja hitam, scraf berwarna senada, celana bahan serta high heels. Fufufu~ lihat saja nanti, setelah aku lulus aku akan menjadi wanita karir yang lebih keren darinya. Aigo aigo..

“Aku pesan ham sandwich, red velvet, satu frappuccino dan emm.. caramel macchiato”

“Dibungkus seperti biasa?”

“Ne!”

“Ini untukmu semua?”

“Hahaha ani, itu untuk atasanku. Entah kenapa dia selalu ingin membeli makanan disini padahal tempat ini sangat jauh dari kantor. Ck! dia benar-benar merepotkan, dingin, dan sangat galak tapi berkharisma! Kau tahu? Kalau saja dia tidak tampan, aku akan malas menurutinya haha”

Kalian tahu? Entah kenapa aku jadi ingat si bodoh itu ckckck akhir-akhir ini ia selalu minum frappuccino jika menemuiku disini. Kuharap dia sudah makan.

“Hahaha tapi sepertinya anda menyukainya..”

“Omo! Apa terlihat seperti itu?”

“Hahaha ne, majayo.. ah, semuanya 12000 won”

“Ini, ambil saja kembaliannya! Hey, kau terlihat agak pucat!”, Ia memberikan selembar uang sambil tersenyum. Aigo~ dia memang baik dan cantik! Pria yang disukainya itu sangat beruntung dan siapa yang bisa menolak pesonanya? Omo! Lihat senyumnya itu aigo aigo..

“Benarkah? Hahaha silahkan duduk dulu dan tunggu sebentar, ne?”

Okey, bagaimana? Kerjaku bagus kan? Hohoho biasanya aku hanya bertugas mencatat pesanan dan menerima uang. Tapi tidak untuk tiga hari kemarin dan hari ini, huweeee aku bekerja full dan tidak hanya menjadi kasir, tapi juga melayani pelanggan, setelah itu ya tentu saja mencuci peralatan dan membersihkan tempat ini. Aissh.. okey, aku memang dibayar ekstra untuk itu tapi rasanya badanku akan remuk!

Aku kebelakang lalu mengeluarkan ponsel dan menghubungi bocah itu untuk minta jemput. Hey, bukankah hal yang wajar meminta jemput pada suami sendiri? Hohoho aku tidak ingin mengambil resiko ketiduran di bus lalu tersesat entah dimana karena err.. yayaya aku buta arah! Kalian puas?

“Wae?”

“Cho Kyuhyun-ku yang tampan.. apa kau sudah makan?”

“Ck! Pasti ada sesuatu.. to the point!”

“Kyuu.. jemput aku, ne?”

“Apa aku dapat kompensasi?”

“Aigooo yak! Bab– Kyuuu~ mana bisa kau begitu perhitungan pada istrimu sendiri hah? Baiklah, bagaimana dengan frappuccino?”

“Shireo!”

“Kau sudah tidak mencintaiku lagi eoh?”

“Lalu, apa kau mencintaiku?”

Aaaaaargh… bocah ini benar-benar! Ck! Tentu saja aku mencintaimu Cho Kyuhyun-ku yang bodoh. Dia pikir aku bekerja paruh waktu untuk apa eoh?! Dia benar-benar menyebalkan!

“Eheey, katakan kalau kau mencintaiku dengan keras, baru aku akan menjemputmu!”

“…”

“Chaejin-ah~”

Astagaaaa.. Ya Tuhaaaaan.. hanya untuk minta jemput saja kenapa dia semenyebalkan ini? Kemarin-kemarin dia sepertinya normal-normal saja! Aigoooo..

“A-aku me..”

“Ne?”

“Aku..”

“Ppali!”

“Aku me.. YAK! AISSH!! YA SUDAH KAU TIDAK USAH MENJEMPUTKU! Ck! Aku akan minta tolong Eric ahjussi untuk mengantarkanku pulang!”

“YAK! memangnya aku bilang tidak mau eoh?”

Tarik nafaaaaaas.. hembuskaaaaan.. aku bisa gila!

“Setidaknya dia tidak akan meminta kompensasi hanya untuk mengantarkanku pulang!”

“Chaejin-ah~ untuk apa kau minta antar pada ahjussi jelek itu sementara ada pria tampan yang akan menjemputmu?”

“Tapi setidaknya ahjussi jelek yang kau sebut itu tidak matre! Tidak seperti pria yang kau sebut tampan tapi perhitungan sekali meminta kompensasi!!”

“Aissh, jangan coba-coba pergi sebelum aku datang menjemputmu nanti! Apalagi dengan ahjussi itu, arasseo?!”

Pip –

Omo! Apa-apaan itu? Cih! yang menelepon kan aku?! Ckckck aah.. bocah ini benar-benar gampang ditebak dan mudah dipengaruhi. BaboKyu! (==’)

***

Aku melirik Kyuhyun yang sedang menyetir. Kenapa aku tidak pernah bisa marah lama-lama pada bocah ini? Kenapa dengan mudahnya aku bisa disogok hanya dengan satu potong cheesecake hah? HAH? KENAPA? Aaah.. padahal tadi dia membuatku kesal dan hey, aku menunggu satu jam lebih di luar kalau kalian ingin tahu.

“Kau menyadari wajahku lebih tampan dari ahjussi itu?”

“Ne!”

.

.

.

Eh?

“YAK! A-ani.. maksudku..”

“Sudahlah Lee Chaejin-ku sayang, aku tahu kau sangat memuja wajah tampan dan kharisma suamimu ini HAHAHA”

Bodoh!

***

Aaaaah berendam air hangat tidak membuat tubuhku lebih baik. Sebenarnya err.. agak lumayan tapi tidak begitu membantu. Aku memakai bathrobe lalu mengambil kotak obat. Huhuhu semoga koyo ini bisa membantu. Aku bisa cepat tua lama-lama bekerja disana, omo omo! Bahu, punggung dan pinggangku benar-benar sakit! Eommaaaaa~ (T^T)

Aku membuka bathrobe lalu mencoba memasang koyo sialan ini dan jeng jeng.. tidak bisa terpakai dengan benar. Aaaaaah eotteohke? Koyo sialan! Aku memasang satu di bahu kanan, bahu kiri, dan di pinggang, tapi aku butuh di punggung. Eotteohke? Kenapa susah sekali?!

.

.

.

Cho Kyuhyun?

Haruskah? Ayolaaah.. ini memalukan!

Memintanya untuk memasang koyo? Aissh aku akan terlihat seperti nenek-nenek dan dia akan dengan senang hati mengejekku. Apa menurut kalian seperti itu? Ah.. okey, tidak ada salahnya mencoba. Ck! Aku mengambil beberapa lembar lagi dari kotak obat lalu keluar kamar mandi untuk err.. meminta bantuan Kyuhyun.

Hm.. selalu seperti itu, dia sedang sibuk dengan laptopnya. Bekerja? Ani. Dengan ekspresi membunuh seperti itu, sudah sangat jelas dia sedang bermain games. Aaah.. punggungku!

“Kyu..”

“…”

“Kyuu..”

“Eoh?”

Bahkan bocah itu tidak melirikku sama sekali. Sialan!

“Ya! Cho Kyuhyun!”

“Wae—OMO! Lee Chaejin, a-apa ka-kau sedang menggodaku eoh?”

Ekspresinya berlebihan sekali. Siapa yang sedang menggoda siapa? Err.. ya, aku memang jarang keluar kamar sehabis mandi hanya dengan bathrobe dihadapannya, karena biasanya aku sudah memakai pakaian lengkap saat keluar kamar mandi. Tapi kenapa ekspresinya seperti aku sedang memakai pakaian transparan menjijikan atau telanjang saja?! Aigo aigoooo mesum!!

“YAK! Aissh, Aniyo.. Kyu bantu aku pasang ini, aaah badanku hampir remuk dan punggungku sakit!”

Aku menyerahkan beberapa lembar koyo. Aaah baunya sangat menyengat dan err.. seperti bau orang tua. Eiiiy jangan tatap aku seperti itu, aku ini masih muda! Catat! Muda! (=^=)

“Kemarilah..”, Kyuhyun menaruh laptopnya di nakas, lalu menepuk-nepuk kasur menyuruhku duduk di depannya.

Tarik nafaaaaas.. hembuskaaaan.. ayolah Lee Chaejin, dia hanya akan menempelkan koyo dan lagipula dia suamimu kenapa jantungmu berdebar-debar seperti ini eoh? Aku duduk membelakangi Kyuhyun lalu melonggarkan dan menurunkan sedikit bathrobe agar dia bisa menempelkan koyo dipunggungku.

Kyuhyun, dia menyampirkan rambutku dan ah, aku bisa merasakan telapak tangannya menyentuh punggungku. Aigo aigo kenapa wajahku jadi panas seperti ini? Rasanya tubuhku mendadak merinding.

“Ng.. ehem.. dimana eem.. aku harus menempelkannya?”

“Di punggung..”

“Disini?”

“A-ani, ke bawah sedikit!”

“Disini?”

“Dibawah bukan diatas bodoh!”

“Aissh.. disini?”

Kenapa rasanya jadi berdebar-debar seperti ini?

“Ne.. agak kepinggir!”

Tangannya yang besar itu mengusap punggungku yang sudah ditempeli koyo dan kalian harus tahu, wajahku sangat panas! Apa dia berniat membuat wajahku hangus huh? Eh, aku bisa merasakan nafas Kyuhyun dipunggungku dan rasanya err.. seperti ada sesuatu yang menggelitiki perutku.

“Harumnya seperti apel!”

Sekarang aku bisa merasakan bibir tebal bocah itu mengecup punggungku, lalu tengkukku sebelum akhirnya dia membetulkan lagi bathrobe yang aku pakai lalu menarik tubuhku dan memeluknya dari belakang. Sialan! Dia membuatku malu. Aaaaaaaaaah ini memalukan tapi aku suka saat dia memelukku seperti ini, jadi aku menyamankan posisiku untuk bersandar padanya. Aah empuk! Bulu angsa~

“Kau tahu? Kau seperti mahasiswa kekurangan uang!”

Aku menjambak rambutnya keras. Cih! Mahasiswa apa katanya? Kekurangan uang? (-_______-)

“A-aaw.. omo! Aissh YAK!”

“Kita sudah membahas ini Cho Kyuhyun!”

“Sudah kubilang kau bekerja paruh waktu di perusahaan saja, atau menjadi asistenku! Itu bagus kan? Kita menjadi partner kerja!”

“Bahkan kita sudah menjadi partner seumur hidup Cho Kyuhyun! Aku bisa bosan bertemu terus denganmu di kantor!”

“Tapi lihat, baumu jadi seperti orang tua memakai koyo seperti itu! Lagipula, lihat tubuhmu semakin kurus. Sudah kubilang kau tidak usah kerja paruh waktu!”, Kyuhyun mengecup pipiku lalu mengeratkan pelukannya. Bahkan belum 10 menit dia mengatakan aromaku seperti apel.

“Aissh.. sudahlah, jangan bahas itu lagi Kyu~ lagipula setelah menerima gaji bulan ini aku akan berhenti dan itu tinggal beberapa hari lagi! Lagipula besok jadwalku sudah seperti semula, tidak full seperti kemarin-kemarin”

“Aku kira kau akan berlama-lama bekerja disana gara-gara Eric ahjussi itu, ck! Seleramu benar-benar payah Lee Chae– aaaaaaw! YAK! Aisssh! Kenapa semakin hari kau semakin sadis eoh?”

Aku mencubit pahanya keras. Dia itu selalu dan selalu dan selalu menyebalkan.

“Kalau seleraku payah, itu berarti  kau benar-benar payah!”

“Eheeey.. jadi apa aku sesuai dengan tipemu? HAHAHA Cho Kyuhyun memang pria idaman para wanita!”

“Hanya wanita bodoh yang menganggapmu pria idaman mereka!”

“Tentu saja, kau kan Lee Chaejin-ku yang bodoh! Hahaha sudahlah, aku jadi lapar!”

Okey, sepertinya aku salah bicara. Mulut bodoh! Bodoh!

“Aku juga lapar! Bagaimana kalau kita delivery makanan saja eoh? Kau ingin makan apa?”

Ck! Kenapa si bodoh itu malah menggesek-gesekan hidungnya ke leherku? Sial! Sial! Jantungku berdebar-debar. Aku bisa merasakan hidung serta nafasnya di leher dan bahuku. Sekarang, bahkan aku bisa merasakan gigi-giginya itu menyentuh perpotongan leherku.

“Ani, aku ingin makan… apel!”

.

.

.

.

Plak!

Aku menggeplak kepalanya keras. Dia benar-benar menyebalkan!

“YA! CHO KYUHYUN!”

“WAE? Rasanya aku sudah lama tidak melakukan ‘kegiatan malam’ denganmu Chaejin-ah~”

Wajahkuuuuuuuu.. eotteohke?

“Aissh.. sudahlah, kurasa kau harus cepat berganti baju atau badanmu akan semakin ‘remuk’ nanti pagi!”

***

Aaah.. badanku rasanya sudah lebih baik. Ini efek koyo atau efek karena dia memelukku semalaman? Hahaha okey, abaikan! Anggap aku tidak mengatakan apapun!

Saat ini aku ada di kantor Kyuhyun. Aku membawakan frappucino dan cake tiramisu untuknya hohoho. Eiiiy, aku tidak membolos kerja! Aku mulai bekerja jam dua siang nanti dan sekarang bahkan belum jam 12.

Sekarang aku ada di depan ruangan Kyuhyun, tapi kenapa sepi sekali? Tidak ada orange oh?

“Nuguseyo?”

Aku berbalik dan uwoooow.. ini seperti kejadian di drama-drama! Mana ada kebetulan yang seperti ini? Dia kan.. wanita yang datang ke coffee shop itu, ternyata dia bekerja disini?

“Oh, annyeonghaseyo.. kau pegawai di coffee shop itu kan?”

“Annyeonghaseyo, ne.. Anda bekerja disini?”

“Aku Choi Sooyoung. Ne, aku baru bekerja tiga minggu disini. Aku baru tahu kalau coffee shop ada jasa delivery, tahu begitu kan aku tinggal pesan saja lain kali. Kau bertugas untuk delivery juga? Pantas saja kalau kau terlihat sangat lelah kemarin!”

JLEB!

“De-delivery?”

“Ne, tentu saja.. kalau tidak, ada keperluan apa kau kemari?”

JLEB! JLEB!

Ya Tuhaaaan.. apa aku terlihat seperti tukang delivery makanan? Aku seperti dejavu, sepertinya aku pernah dalam kondisi seperti ini juga. Bedanya waktu itu aku yang merasa seperti itu dan sekarang aku benar-benar dikira seperti itu dan itu itu itu.. aaah banyak sekali kata ‘itu’, baiklah err.. apa aku terlihat seperti pegawai delivery makanan?!

Sepertinya tidak ada yang salah dengan penampilanku, maksudku bahkan aku tidak mengenakan seragam kerja. Lee Chaejin kau benar-benar tidak eksis disini. Menyedihkan! Ckckck..

“Aku ingin bertemu Cho Kyuhyun, apa dia ada?”

“Cho Kyuhyun-ssi sedang rapat, kau kenal atasanku?”

Atasan? Atasan.. atasan.. omo! Apa dia sekretaris baru babi gendut itu? Apa yang dia maksud atasan galak tapi berkharisma itu babikyu? Jadi atasan yang dia bilang kemarin itu Cho Kyuhyun-ku yang bodoh? Uwoooow daebak! Ini benar-benar seperti dalam drama-drama televisi! Kalian setuju denganku?

“Sooyoung-ssi, jadi atasan yang kau sebut kemarin itu Cho Kyuhyun? Berkharisma? Tampan?”

“Aissh.. kenapa tiba-tiba membahas itu? Hahaha dan aku belum tahu namamu err..”

“Haha Lee Chaejin imnida, emm.. aku titip ini untuknya ne? Aku sedang buru-buru.. permisi!”

Dengan cepat aku pergi. Bodohnyaaaa.. untuk apa aku pergi? Ah, kurasa aku hanya sangat kaget.. karena kejadian drama tidak terduga yang menurutku sangat konyol jika ada di kehidupan nyata. Tapi ini bukanlah drama!

Waktu itu Lou Yi Xiao lalu sekarang Choi Sooyoung? Kenapa mereka tidak tahu Cho Kyuhyun sudah punya istri dan istrinya itu bernama Lee Chaejin dan Lee Chaejin itu AKU!

Huweeee.. kenapa rasanya aku sangat kesal jika ingat kata-kataku kemarin. Pria yang disukainya akan sangat beruntung? Cho Kyuhyun-ku yang bodoh? Beruntung? Apa dia juga tidak bisa menolak pesona Sooyoung? Ayolaaah.. dibanding nona China itu sepertinya Choi Sooyoung lebih mendekati criteria Cho Kyuhyun. Lihat saja kakinya yang jenjang dan dahinya yang bagus. Ck! (T^T)

TBC

 

Pertama kalinya ngetik sepanjang ini, 22 halaman! tapi karena emang pengen bikin twoshot juga sih  hahahaha jadi dibagi dua. Saya tau lagi-lagi ini gagal dan entahlah.. abal! Karena udah lama gak nulis, okey nulis tapi sekali lagi bukan ff tapi TA *tarik nafas*. Makasih loh buat yang ngasih semangat di twitter, blog, dan kakaotalk. Tapi maaf ya kalau mengecewakan *bow*

Okeeeey beri saya komen berupa kritik dan saran hehehe~ untuk part 2-nya sudah saya jadwalkan minggu depan dan semoga gak ngaret tapi pengen nyobain di protek HAHAHA.. pengen nyobain *sok banget!* #dirajam

Baru rencana sih tergantung respon di ff ini dan kemaren, kalaupun jadi juga PW-nya mungkin saya kasih clue dan seputar my wedding paling *wink wink* #menghilang

197 comments on “my wedding [part time!] #1 – PG15

  1. oke sip ketinggalan ini ff.baru tau kalo udah dipublish telat aaa telatt TuT
    dr awal udah punya feeling klo si sooyoung itu sekretaris kyu dan itu bener wkwkwkwk
    chaejin banyak cobaan banget xD udah waktu itu lou yi xiao skrg sooyoung du du du :’)
    oke aku ijin baca next chapternya ya eon

  2. Seperti biasa ini hebat bgt thor, sk kl kyujin lg “mesraan” feelny n chemistri dpt bgt serasa real couple..terus berkarya thor, hwaiting!

  3. Udah tau pasti itu sekretaris kyu tapi gak nyangka itu sooyoung haha
    Kyu mau olahraga malem? Sini sama aku aja oppa kita main tenis kasur hehe #mulaiyadong

  4. eummmm joahhh..
    Thor crtanya ok bgt thor!!^^
    Btw, si Kyu mkin lm mkin narsis aja tuh org.
    Fighting y Thor utk ff slnjtny hehe!!^_^

  5. Wah kejadian dulu terulang kembali! Ya ampun! Mungkin hrs ada pengumuman kali yah, yg ditempel dipintu masuk kantor kyu klo ‘Lee Chaejin itu IstriKu’ hahaha…. Supaya gk ada yg seenaknya ngira2 dan menggoda kyu! Keke…
    Lanjut ya
    ah sepertinya part selanjutnya dipassworah sepertinya part selanjutnya dip

  6. as always onnieeeeee… Kyaaaaaaaa mereka semakin ‘manis’ onn… Haaaaaa cho kyuhyun dan lee chaejin jjang-, aaaaaa kangen berat sama mereka, dan yaaaa banyak banget gadis yang deket sama diaaaaaaaa. Chaejin-ah harus ‘tahan’ hoho… Kyaaaaaaaaaaaaaaaa seneng

  7. haiii aku new reader..
    haaah knapa ngga dr dlu aja aku nemu wp ini, spertinya aku akan menjelajahi ff di sini haha..
    poor Chaejin, smoga di diberi ketabahan yg berlimpah?!?*&@#&*@?
    nice ff ^^

  8. chaejin disangka delivery mulu wkwk xD mereka kalo lagi adegan romantis seru gitu(?)
    lanjut part 2;D part 3belom ada ya? usahain segera ya thor u,u ceritanya menarik banget

  9. Couple aneh bin ajaib. Kekekekekeke
    Aku rasa Chaejin sangat manis(?), kerja part time demi membeli hadiah untuk suami tercintanya. Oh my!!!!! It’s so sweet.
    Omo, bisa jadi perang dunia ke 800. Emangnya ada?

  10. Anyeong eon, new readersss *-*🙂 ini ff nya seruuu bangii..
    Sebelumnya mau minta maaf karena sebelum”nya aku jd silent readers /bow/ buat ff my weddingnya dan aku perhatiin tulisan eonni makin kesini makin baguss hehehe😀 keren lah daebbakk!!!

  11. Uwoooow aduh thor, ngakak bacanya, kejadian yg dulu terulang lg, tp semoga ini lbh seru yah, semoga chaejin disini lbh dewasa yah, klo yg dulu kan agak childish hehehehe

  12. Ping-balik: Rekomendasi Fanfiction | Miss Mothaesolo

  13. Oowww
    hmmm
    knp ga kenal sama istri’a kyu apa dikantornya ga ada yang tau

    aigooo
    aku ingin tau ceritanya dari awl
    ijin obrak abrik ya

  14. waaaahhh chaejin mah lucu bngett .
    masa pake koyo sgala .
    Ckckck …
    Ini ada absurd affair ny gak ya , apa kh chaejin ntr cemburu dngn ada ny sooyoung , wah pnasarann …
    Next part baca ^^

  15. Hy…. Q reader baru salam kenal…
    Ff’a bagus lucu…ooo ya ijin bwat bca” ff yang lainnya ya…
    ♡ §€ ♏ά♌ĞάŤ ♡ terus bwat nulisnya….

  16. Heboh ya chaejin!

    Uwaa..kau tau kak sebutan babi itu sering gua pake buat namjaku😥

    Kecup kecup
    hahaha
    kyu memang babi!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s