[KyuJin Story] My Thoughts, Your Memories

Annyeonghaseyo~ Saya kembali dalam rangka dapet notifikasi hari ini adalah anniversary blog usang yang berdebu dengan banyak sarang laba-laba*gubrak* tapi gak juga sih, ya lagi pengen aja post ff abal hehe.. Selamat membaca ^^

staff_diary_update_kyuhyun_at_gwanghwamun_-7

 

“Chaejin-ah..”

“…”

“Chaejin-ah~”

“…”

“YAK LEE CHAEJIN! CEPAT MAKAN DAN MAU SAMPAI KAPAN KAU MEMANDANG ALBUM JELEK ITU?”

“Aissh~~ eonni bisa kau pelankan suaramu? Dan apa maksudmu album jelek eoh?”

Rae eonni mendecih pelan lalu keluar kamar meninggalkan kamar. Aigo aigo apa dia sedang datang bulan? Kenapa galak sekali ckckck. Dan apa tadi katanya? Album jelek? Hei.. bahkan album ini sangat laris terjual tidak hanya di Korea tapi juga di luar negeri.

Kalian bertanya ini album apa? Album dengan cover seorang namja yang sedang difoto menyamping dengan background berwarna err… abu?

Ah, Aku merindukannya. Sejak saat itu aku belum bertemu dengannya lagi dan aku tidak mengerti dengan perasaanku. Kalian tahu? Bahkan entah kenapa aku menangis saat mendengar suaranya di album ini, padahal semenjak berpisah –ah aku benci kata ini, dengannya aku tidak pernah menangis. Karena itu, aku tidak berani mendengarnya lagi dan hanya bisa memandangi covernya saja sepeti orang bodoh.

Kenapa hampir semua lagunya itu lagu patah hati? Mengesalkan!!

.

[flashback]

“Karena nanti tidak ada Lee Chaejin yang menemaniku saat aku butuh tempat untuk beristirahat saat aku lelah, tidak ada Lee Chaejin yang menemaniku minum wine…”

“Ne, kau benar.  Karena tidak pernah ada Cho Kyuhyun yang menemaniku saat aku lelah, dan ada saatnya dimana aku benar-benar sangat lelah..”

Eh? Apa yang baru saja aku katakan tadi? Sepertinya aku tidak minum wine, jadi tidak mungkin aku mabuk kan?

Hening.

Kyuhyun masih memelukku semakin erat  tapi entahlah, suasananya hening. Aku tidak suka.

“Maaf, aku selalu membuatmu lelah dan tidak pernah membantu untuk menghilangkan lelahmu.. Hey, Lee Chaejin apa sebaiknya kita berpisah saja?”

Apa dia bercanda? Dia mabuk? Demi seluruh strawberry cheesecake ini tidak lucu! Andwae! Kenapa dia bisa berkata seperti itu bahkan sedetik yang lalu bukan tentang ini yang kami bicarakan.

“Kau benar-benar lelah?”

“…”

“Kau bosan?”

Babi bodoh itu kenapa hanya dian dan bahkan dia tidak menatapku. Apa dia benar-benar bosan? Kau tidak boleh egois Lee Chaejin, sebuah hubungan bukan hanya tentang kesetiaan tapi sampai sejauh mana kau bisa bertahan. Jika salah satu sudah menyerah, apa kau harus bertahan sendirian?

Ya Tuhan kenapa rasanya nafasku sesak? Sial! Aku benci terjebak dalam situasi seperti ini sungguh. Cho Kyuhyun-ku yang bodoh itu memang lebih cocok bersanding dengan seseorang yang lebih baik. Lee Chaejin, bukankah kau sudah mempersiapkan ini dari dulu eoh? Kau bahkan pernah meminta Kyuhyun untuk mencari lagi jika ada wanita yang lebih baik.

“Ah.. Jika kau memang lelah, aku tidak akan menghalangimu, mungkin kau benar, sebaiknya seperti itu Kyu.. ini yang terbaik”

“Lee Chaejin, kau menyerah?”

“Aku selalu berusaha bertahan, karena kau selalu berkata padaku untuk tidak menyerah. Bukan aku yang menyerah tapi kau, Kyu..”

[flashback end]

.

.

Jajangmyeon.

Dari seluruh makanan atau menu ramyeon yang bisa dipesan kenapa Rae eonni harus memesan ini? Okey, aku memang bilang pesan apa saja tapi kenapa harus mie dengan saus hitam tapi rasanya amat sangat enak ini? Ah.. boleh aku lengkapi kalimatnya?

Baik, aku ulangi. Mie dengan saus hitam tapi rasanya amat sangat enak hingga Cho Kyuhyun tidak pernah bosan untuk memesan ini. Kau sangat menyedihkan Lee Chaejin.

Sudah hampir  sepuluh bulan lebih kau memikirkan seseorang yang belum tentu memikirkanmu dan itu amat sangat menyedihkan. Ayolah, apa aku benar semenyedihkan itu? Setidaknya aku bersama dengannya selama 3-4 tahun ini dan semuanya berakhir begitu saja dan aku belum bertemu dengannya lagi.

Tidak pernah bertemu bukan berarti kami kehilangan kontak karena terkadang aku ataupun dia masih menanyakan kabar tapi hanya sebatas itu. Aaaah.. lagi-lagi terasa sesak ddan aku benci perasaan seperti ini.

“Kau tidak makan?”

“Apa?”

“Ck! Kau tidak makan? Kau bahkan hanya mengaduknya dan belum memakannya Lee Chaejin, kau tidak suka? Kau sakit?”

“Ani, hanya teringat sesuatu..”

“Sesuatu seperti Cho Kyuhyun maksudmu? Namja bodoh menyebalkan itu?”

Uwow bagaimana aku bisa lupa? Rae eonni pernah hampir benar-benar memukul Kyuhyun jika saat itu tidak dihalagi oleh Eunhyuk oppa. Aigo.. dia benar-benar menyeramkan err.. kira-kira seperti itulah yang ceritakan Eunhyuk oppa.

“Sudahlah, lihat? Aku sudah memakan mienya..”

“Jadwalnya benar-benar padat dan menggila akhir-akhir ini, musical, konser, variety, dan sekarang solo. Dan melihatnya dikelilingi dan popular dikalangan idol wanita membuatku muak. Tidakkah kau merasa dia menyebalkan?”

“Mungkin dia sedang mencari seseorang yang bisa membuatnya nyaman, bukankah itu bagus?”

“Kalau begitu kau juga harus mencari lagi Lee Chaejin, berhenti memikirkannya karena itu buang-buang waktu!”

Astagaaaaa… kenapa lagi-lagi rasanya sesak. Apa mungkin sebentar lagi dia berkencan dengan orang lain? Orang baru? Mungkin dia aktris? Penyanyi? Idol? Aku belum bisa.

“Lagipula, kenapa kau menyetujui usul bodoh bocah gendut itu eoh?”

“Aku selalu berpikir dengan logikaku. Demi apapun usia kami masih di angka dua puluh eonni.. Berpacaran kemudian putus dan kau memiliki pacar baru, sangat wajar bukan?”

“Sangat wajar untuk anak sekolahan yang berpacaran hanya  tiga atau empat bulan, tapi tidak dengan kau yang sudah menghabiskan tiga tahunmu dengan namja bodoh itu!”

Aku tidak berani melihat wajah Rae eonni. Rasanya memalukan.

“Yang membuat semuanya rumit adalah ketika dia memutuskan menyerah pergi dan aku tidak ingin menjadi orang yang egois hanya memikirkan perasaanku sendiri atau memaksakan untuk bertahan tapi menghilangkan kesempatannya untuk bertemu dengan seseorang yang lebih baik.”

“…”

“Dan sialnya entah kenapa  sisi egois itu selalu muncul dan membuatku takut dan muak..”

Rae eonni memelukku dari belakang dan sial! Kenapa aku harus menjadi cengeng jika menyangkut babi bodoh itu?

“Lee Chaejin-ku yang cengeng, kudengar akan acara fansign di Lotte World Mall..”

*

*

*

*

Astaga sepertinya aku sudah gila.

Kalian sepertinya sudah bisa menebak aku ada dimana aigo aigo ini memalukan! Lotte World Mall dan aku benar-benar mengantri diantara banyak orang (fans) yang berdesak-desakan untuk melihat Cho Kyuhyun bernyanyi. Ah, jangan lupakan acara meminta tanda tangannya.

Ha! Masker dan kacamata sudah oke, apakah aku terlihat seperti seorang stalker? Jangan lupakan album Kyuhyun ditanganku ini, aaah… aku bisa gila!

Dia bernyanyi dan semua orang mendengarkan. Dia penyanyi yang hebat bukan?

Cho Kyuhyun, suaranya benar-benar lembut? Indah? Aku tidak bisa mendeskripsikannya. Dan entah kenapa dia selalu bisa menghayati dan membawakan sebuah lagu dengan sangat baik. Aigo, itu hal yang tidak pernah aku katakana padanya karena hanya akan membuatnya semangkin menyebalkan!

Dia membawakan beberapa lagu dan secepat itukah? Hey hey kenapa secepat ini acara untuk minta tanda tangannya eoh? Omo! Ini memalukan.. ah bagaimana ini? Jangan tatap aku seolah-olah aku ini anak di bawah umur yang sedang labil oke? Hanya saja.. melihatnya langsung membuat dadaku berdebar-debar, apalagi nanti saat berhadapan dengannya langsung?

Seorang demi seorang berjalan ke panggung, lalu antrian maju.. maju.. maju.. maju.. dan setelah mengantri lama kini giliranku? Mungkin aku harus berusaha keras untuk tidak menangis dihadapannya.

“Annyeonghaseyo, terima kasih sudah datang..”

Aku merindukan aroma parfumnya, aku rindu mencubit pipi gembulnya, atau menjambak rambut sapu ijuknya. Piggyu-ku semakin gendut. Aku menyerahkan albumku kehadapannya.

“Agasshi, siapa namamu?”

“…”

“Agasshi?”

“Ah, Namaku Lee Chaejin”

Ada banyak nama Chaejin di Korea kan? Bahkan personil sebuah grup saja ada yang namanya Chaejin. Kurasa tidak ada masalah kan?

Deg!

Eiiiy, kenapa Kyuhyun menatapku seperti itu sementara aku hanya bisa menunduk agar tidak bisa membalas tatapannya. YaTuhan aku benar-benar gugup dan ini benar-benar memalukan!

Kyuhyun kembali fokus pada album dihadapannya, memberi tanda tangan dan menuliskan sesuatu disana.  Dia mengembalikan benda kotak itu lalu tersenyum menyebalkan sambil menyodorkan tangannya. Dia masih tersenyum saat aku balas menjabat tangannya. Senyum bocah favoritku, sial!

“Senang berkenalan denganmu Lee Chaejin-ssi, terimakasih sudah datang..”

Aku turun dari panggung, rasanya menyesakan. Seperti menjadi orang lain, orang asing yang tidak saling kenal. Mungkin benar kata Rae eonni, sudah saatnya aku mencari seseorang yang lain.

Katalk!

ChoKyuhyun: kau seperti stalker kkk

Eh? Dia benar-benar mengenaliku?

Aku berbalik sebentar dan apa aku tidak salah lihat? Dia menatapku? Ada seorang penggemar di hadapannya. Dia menunjukan cover depan albumnya? Sepertinya dia ingin aku melihat cover depan album?

.

.

.

To: Lee Chaejin

“2010/01/09아직도 사랑하고 있었을까?”
(Mungkinkah kita masih saling mencintai?)

***

Jeng-jeng~~ kangeeeeeeeeen.. udah hampir setahun hiatus dan kembali dengan FF yang gak jelas ini. Aduh malu banget, niatnya My Wedding mau post dua minggu ampe sekarang belum haha berasa jadi tukang PHP *gubrak*

Btw, ini efek udah lama gak nulis, feelnya gatau masih dapet atau engga. Berkat semua readers yang entah masih suka baca atau engga, akhirnya saya memberanikan posting ff abal ini. Niatnya mau balesni komen satu-satu di ff kemarin tapi apa daya meuni hese online hahaha *bahasa internasional keluar*

Buat ibu editor dadakan, maafkan ini gak jadi di edit karena hoream hahaha *plak*. Baiklaaah.. semoga yang kemarin nanyain di instagram, twitter, nge-PM langsung atau nagih di tempat les (?) kkk bisa sedikit terhibur walaupun ini masih gantung. *smirk* Nah, ayo kritik dan saran diterima hahaha *bow*

PS: Ada yang mau nonton SS6? *wink wink* :3

95 comments on “[KyuJin Story] My Thoughts, Your Memories

  1. aaaaaahh kakak baru cek blog nya dan baru liat update-annya, bacanya nyesek-nyesek geli hahaha (y) keep writing kak manda

  2. Kangennnnnnn
    Udah berapa bulan ya ini kekeke
    Jadi mreka bakalan akan sambung lagi kan kan? Hehe
    Pengen baca kelakuan aneh mreka lagi kangen banget sama kyujin ><
    Ayo dilanjut lagi nulisnya ya
    Aku setia menunggumu/?

  3. Aaaaa. akhirny lanjutan dari Too Tired ada jugaa. sempet kaget sama kyu gegara tiba-tiba mutusin chaejin😦 Hehe. wah, chaejin nekat sekali sampe dateng ke acara Kyu. mungkin gara-gara kangen sama si ndut kyu kali yaaa. aaaaa. semoga mereka bisa bersatu kembalii. :”
    semangat terus ya eonni.

  4. cho kyuhuun gendut nyebelinnnnnnn.. #kebawa emosi
    ya jelas aja masih cinta dasar gemblung. crpett balikannnnnnnn.. kalau nggak. kasih lee jonghyun dah buat chaejin.. manda eonni mkasih udah publish. kalau bisa sering2 ya

  5. ya tuhaaaaaaaaaan aq kangen banget sm ff ini,senang rasax pas liat ada kelanjutanx.
    tp aq bingung dgn cerita bagian ini.sangat bingung

  6. dari sekian banyaak ff kyuhyun oppa, paling suuuuukkkkaaaaa ama Kyujin couple. mereka itu pasangan unik yang ngena dihati
    bacanya bisa ngakak, senyum2 gaje,
    Kak miiiiiiiss youuuuuuuuu so muuuuuccchhh!!!!
    jd kapan niiih lanjut yang My Wedding????
    ditunggu ya kak!!!!

  7. Akhirnyaaa Kyujin story update jugaaaa 😍
    Meskipun update udah lumayan lama sih dan baru baca *plak*
    Sumpah miss banget sama couple ini 😘 #hugKyu #ditendangChaejin
    Next story buat Kyujin balikan lagi yaa eon, kasian kan Chaejin nyesek mulu kkkk

  8. baru baca satu ff tapi bikin aku nyesek ! tentang pasangan yg sudah lelah dengan hubngannya. aku aku aku nangis😦

  9. Whoaaaa setelah sekian lama pingsan akhirnya siuman juga sm ni blog…hihihi
    Iseng2 manpir ternyata kelewat bbrpa bulan saya padahal udah nunggu2 eh malah kelewat…

    Cieee chaejin yg gagal move on….kkkkk~

  10. KAKAAAAAKKKK AUTHOR WELCOME BACK! HAHAHAHAHAA

    aku baru bacanya sekarang HAHAHAHAHA

    ih aku suka bgt cara nulis kakak soal KYU ini bener2 bikin kangen hehehe
    dan selalu sukses bikin ketawa. aku juga suka fanartnya kkkkk

    keep writing ya kak ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s